Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (19/9/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar AS ditutup melemah pada Rabu (18/9). Dow -0,25%, S&P 500 0,29%, dan Nasdaq 0,31%. Pasar AS ditutup melemah dalam sesi yang volatil setelah The Fed menurunkan suku bunga 50 bps. Penurunan suku bunga awalnya disambut baik oleh investor, meskipun menimbulkan kekhawatiran bahwa The Fed berusaha untuk mengantisipasi potensi kelemahan ekonomi.
Pasar komoditas ditutup sideways pada Rabu (18/9). Minyak WTI -0,34% menjadi USD 70,9/bbl, batu bara -0,81% menjadi USD 135,3/ton, nikel +0,57% menjadi USD 16.228/ton, CPO +3,03% menjadi MYR 3.848, dan emas -0,48% menjadi USD 2.558/toz.
Bursa Asia sebagian besar ditutup menguat pada Rabu (18/9). Kospi +0,13%, Nikkei 0,49%, Hang Seng 0,0%, dan Shanghai 0,49%.
Sementara IHSG ditutup pada level 7.829 (-0,03%), dengan mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 1.424,6 miliar.Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 931,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 493,3 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan ASII (Rp 253,1 miliar), BBCA (Rp 231,5 miliar), dan BBNI (Rp 136,3 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh ADRO (Rp 166 miliar), GOTO (Rp 27,2 miliar), dan BUKA (Rp 19,4 miliar). Top leading movers emiten BBCA, ASII, BBRI, sementara top lagging movers emiten BREN, GOTO, ADRO.
Nikkei dan Kospi dibuka menguat 2,70% dan 0,75% pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini dikarenakan adanya penguatan di pasar global,” demikian isi laporan riset.
