TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Presiden: Perizinan PLTP terlalu Panjang

Albarsyah
19 September 2024 | 10:27
rubrik: Business Info
Pencabutan PPKM Sinyal Positif bagi Kebangkitan Ekonomi Nasional

Jakarta, TopBusiness – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa ia telah mengunjungi tiga lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Indonesia. Meskipun ada potensi besar, Jokowi mengungkapkan sejumlah kendala dalam pengembangan energi ini. 

“Saat itu saya melihat peluangnya sangat besar. Banyak investor tertarik dengan energi hijau, energi baru, dan terbarukan. Potensinya mencapai 24.000 MW, namun sayangnya perkembangan proyek ini tidak berjalan secepat yang diharapkan,” ujar Jokowi saat membuka Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition ke-10 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2024). 

Dalam pidato pembukaannya, Jokowi menyoroti keunggulan energi panas bumi dibandingkan dengan jenis energi hijau lainnya. Menurutnya, energi panas bumi lebih stabil dan tidak bergantung pada musim serta cuaca. 

Jokowi juga menekankan bahwa proses perizinan menjadi salah satu hambatan utama. “Untuk memulai pembangunan dari tahap awal hingga konstruksi, proses perizinan bisa memakan waktu hingga 5-6 tahun. Hal ini harus segera diperbaiki agar pengembangan potensi 24.000 MW yang baru terealisasi 11% bisa dipercepat oleh para investor. Dengan demikian, kita dapat memiliki lebih banyak sumber listrik hijau,” paparnya. 

Jokowi menyatakan kesulitannya membayangkan proses perizinan yang begitu panjang, yang bisa memakan waktu 5-6 tahun. Ia juga mengapresiasi kesabaran para investor yang tetap bertahan meski harus menunggu begitu lama. 

“Jika para investor tidak sabar, tidak mungkin mereka mau menunggu hingga 6 tahun. Saya sendiri mungkin tidak akan mampu menunggu selama itu, tapi untuk menunggu 6 tahun, saya rasa itu terlalu lama,” kata Jokowi.

BACA JUGA:   Hindari Asuransi Berpotensi Gagal Bayar, 20 Asuransi Ini Bisa Jadi Pilihan
Tags: pltp
Previous Post

Peluang Asia Tenggara untuk Mempercepat Transisi Energi dan Capai NZE 2050

Next Post

FIFGROUP Ditetapkan sebagai The Best Performance Multifinance 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR