Jakarta, TopBusiness—Capaian digitalisasi pemerintah pusat menunjukkan hasil positif. Itu tercermin dari kenaikan jumlah pemda kategori digital atau pemda yang telah memanfaatkan kanal pembayaran digital, sistem informasi dan integrasinya, sebagai kelompok dengan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tertinggi.
“Hingga semester I 2024, jumlah pemda kategori digital mencapai 480 Pemda. Sementara itu, semester II 2023 tercatat sebanyak 449 Pemda,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, dalam keterangan resmi, kemarin malam.
Jumlah pemda kategori digital tersebut setara 87,9% dari total 546 pemda di Indonesia dan telah melampaui target yang ditetapkan tahun ini sebesar 85%.
Sebagai kelanjutan dari BSPI 2025 serta wujud komitmen Bank Indonesia terhadap keberlanjutan transformasi digital nasional, pada 1 Agustus 2024 telah diluncurkan BSPI 2030. “Hal ini untuk membangun sistem pembayaran nasional yang lebih berdaya tahan dan konsolidatif, serta mendukung integrasi ekonomi-keuangan digital nasional secara end-to-end,” papar Perry.
