TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BI Promosikan Proyek Geothermal RI ke Investor Tiongkok

Achmad Adhito
27 September 2024 | 08:20
rubrik: Business Info
Energi  Panas Bumi RI Bakal Terbesar Kedua Dunia

Ilustrasi Energi Panas Bumi. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Bank Indonesia (BI) mempromosikan proyek investasi strategis Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (geothermal) di Candi Umbul Telomoyo, Jawa Tengah, kepada kalangan Investor dan asosiasi bisnis/industri. Juga ke perwakilan pemerintah yang menangani kebijakan ekonomi, investasi manufaktur, dan ekonomi hijau, di Tiongkok.     Itu dalam Indonesia-China Business Forum (ICBF) 2024 yang digelar pada 25-27 September 2024 di Tiongkok.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P. Joewono, menyampaikan bahwa Indonesia secara konsisten menjadi salah satu negara tujuan investasi yang paling menjanjikan bagi Tiongkok.

Doni menyampaikan beberapa hal penting yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia. Pertama, stabilitas Rupiah yang terjaga dan likuiditas yang memadai, didukung langkah mendorong penggunaan transaksi mata uang lokal (local currency settlement/LCT) untuk perdagangan dan investasi bilateral. Sejak diimplementasikan pada tahun 2021 hingga Juli 2024, nilai transaksi antara Indonesia dan Tiongkok dengan menggunakan mata uang lokal mencapai USD1,2 miliar, dengan rata-rata pengguna bulanan telah mencapai lebih dari tiga ratus perusahaan.

Kedua, kondisi fundamental makroekonomi Indonesia yang kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ketiga, komitmen penuh pemerintah Indonesia pada reformasi struktural, terutama dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif untuk hilirisasi industri dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian.

Keempat, pertumbuhan digitalisasi yang signifikan. Selama setahun terakhir, pertumbuhan transaksi pembayaran digital berbasis QR code mencapai 200% dengan total lebih dari 52 juta pengguna dan 33 juta merchants. Kelima, komitmen Indonesia untuk mendorong ekonomi yang inklusif dan hijau.

“Dalam hal ini, Bank Indonesia memainkan peran penting dalam memberikan  dukungan kerangka kebijakan makroprudensial  yang pro-growth,” demikian Doni mengatakan dalam keterangan tertulis dari Asisten Gubernur Bank Indonesia, Erwin Haryono.

BACA JUGA:   Konflik Timur Tengah, BI Pastikan Jaga Rupiah Sesuai Fundamental
Tags: bank indonesiainvestor tiongkokproyek geothermal
Previous Post

Reksa Dana Ini Bisa Dibeli Real-Time, Beda dengan Lainnya

Next Post

IHSG di Pembukaan Perdagangan Terkoreksi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR