TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Enam Saham Ini Direkomendasikan Jelang Akhir Pekan Ini

Busthomi
4 October 2024 | 09:10
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness — Laju IHSG ditutup turun 0.26% kemarin disertai dengan net sell asing ~ 917 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BBCA, TLKM, GOTO, dan MAPI.

Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan bahwa IHSG berpotensi sideways cenderung menguat, efek dari teknikal rebound.

“Dengan level support IHSG diperkirakan di rentang 7470-7520 dan level Resist IHSG diproyeksi di kisaran 7600-7650,” tuturnya dalam riset Jumat (4/10/2024).

Global Overnight Review. Wall Street Ditutup Turun, Menjelang Laporan Data Ketenagakerjaan. Saham-saham di AS ditutup melemah pada Kamis (3/10), menjelang laporan ketenagakerjaan bulan September AS yang akan dirilis pada Jumat (4/10). Sementara para investor tetap mengamati konflik yang semakin memanas di Timur Tengah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,44% menjadi 42.011,59, indeks S&P 500 turun 0,17% menjadi 5.699,96, dan Nasdaq Composite turun 0,04% menjadi 17.918,48.

Data pada Kamis menunjukkan bahwa jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran baru naik sedikit pekan lalu. Kondisi ini dipengaruhi oleh Badai Helene dan aksi mogok di beberapa pelabuhan yang dapat mempengaruhi gambaran pasar tenaga kerja dalam waktu dekat.

Bursa Asia Mayoritas Melemah. Bursa Asia-Pasifik bervariasi kecenderungan melemah, dengan Jepang memimpin kenaikan pasar Asia pada Kamis (3/10). Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,97%, dan Topix naik 1,20%.

Pada Rabu (2/10), PM Jepang yang baru, Shigeru Ishiba menyatakan bahwa kondisi ekonomi saat ini tidak mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut. Pernyataan ini dibuat setelah pertemuannya dengan Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda.

Selain itu, para investor akan menantikan sejumlah data penting di Asia. Data Judo Bank Composite PMI Australia yang disesuaikan secara musiman tercatat di angka 49,6 pada bulan September, turun dari 51,7 pada Agustus, melewati batas netral 50.

BACA JUGA:   IHSG Lanjutkan Pelemahan

Indeks PMI sektor jasa Australia juga turun ke 50,5 dari 52,5 pada Agustus. Selain itu, Biro Statistik Australia diperkirakan akan merilis data perdagangan negara tersebut untuk bulan Agustus.

Data lain yang ditunggu adalah data PMI Jepang untuk bulan September dan penjualan ritel Hong Kong untuk bulan Agustus.

Sementara itu, pasar di daratan China masih tutup hingga 8 Oktober untuk libur panjang selama seminggu, dan Korea Selatan juga tutup pada hari Kamis untuk memperingati National Foundation Day. Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 2,12% dan indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,47%. (Source: Kontan, Investor Daily, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: MEDC, BBNI, BBCA, ADRO, PTBA, dan ISAT

–MEDC Spec Buy dengan area beli di 1340-1370, cutloss jika break di bawah 1300. Jika tidak break di bawah 1340, potensi naik ke 1400-1500 short term.

–BBNI Spec Buy dengan area beli di 5375, cutloss jika break di bawah 5275. Jika tidak break di bawah 5275, potensi naik ke 5475-5600 short term.

–BBCA Spec Buy dengan area beli di 10400, cutloss jika break di bawah 10300. Jika tidak break di bawah 10300, potensi naik ke 10550-10725 short term.

–ADRO Spec Buy dengan area beli di 3830, cutloss jika break di bawah 3780. Jika tidak break di bawah 3830, potensi naik ke 3880-3900 short term.

–PTBA Spec Buy dengan area beli di 3030-3050, cutloss jika break di bawah 2970. Jika tidak break di bawah 3050, potensi naik ke 3100-3170 short term.

–ISAT Spec Buy dengan area beli di 10550, cutloss jika break di bawah 10400. Jika tidak break di bawah 10400, potensi naik ke 10750-11000 short term.  

Tags: proyeksi sahamrekomendasi sahamsaham hari inisaham ihsg
Previous Post

Ini 6 Saham untuk Trading Harian Saat IHSG Tren Penurunan

Next Post

IHSG Bergerak Melemah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR