Jakarta—Dua Putra Utama Makmur mendapatkan sejumlah pinjaman dengan total nilai melebihi Rp 500 miliar dari Indonesia Eximbank. Adapun penggunaan kredit itu, untuk pengembangan usaha Dua Putra Utama Makmur.
“Juga, untuk menata ulang pendanaan kami. Itu dari tiga kreditur menjadi satu kreditur. Tingkat suku bunga yang didapat pun lebih baik,” kata Corporate Secretary Dua Putra Utama Makmur, Heri Akhyar, dalam keterbukaan informasi oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), yang dikeluarkan hari ini.
Heri menjelaskan, dari semua pinjaman itu, ada tiga bagian yang merupakan kredit modal kerja ekspor. Bagian satu senilai Rp 100 miliar; yang kedua di angka Rp 180 miliar; bagian ketiga senilai maksimal USD 13,5 juta.
Selanjutnya, Heri menjelaskan adanya fasilitas kredit investasi ekspor I, dengan nilai maksimum Rp 162,2 miliar. “Hal ini merupakan perubahan kedua atas perjanjian kredit investasi ekspor sublimit fasilitas pembukaan letter of credit,” kata dia.
Selanjutnya, ada fasilitas kredit investasi ekspor II bernilai maksimal Rp 12 miliar. Itu juga merupakan perubahan yang sama dengan di fasilitas kredit investasi ekspor I tersebut.
Adapun Dua Putra Utama Makmur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri, perikanan, dan perdagangan. (Dhi)