TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dari ADMR hingga BBNI, Enam Saham Disarankan di Perdagangan Awal Pekan Ini

Busthomi
28 October 2024 | 08:31
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0.28% Jumat (25/10/2024) kemarin dan disertai dengan net sell asing ~844 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BBCA, TLKM, SIDO dan UNVR.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman Mengatakan, IHSG berpotensi rebound terbatas hari ini.

“Dengan level Support IHSG diproyeksi berada di kisaran 7600-7670 dan level Resist IHSG diperkirakan di rentang 7740-7790,” ujar dia, dalam risetnya, Senin (28/10/2024).

Global Overnight Review

Wall Street Turun, Namun Nasdaq Naik Rekor Tertinggi. Indeks-indeks Wall Street mayoritas melemah pada Jumat (25/10). Namun, Nasdaq Composite mencatatkan rekor (all time high/ATH). Indeks Nasdaq naik 0,56% ke 18.518,61. Sementara S&P 500 turun tipis 0,03% ke 5.808,12 dan Dow Jones melemah 0,61% ke level 42.114,4.

Dow Jones melemah karena saham perbankan turun, dengan Goldman Sachs turun 2,27%. Selain itu, saham McDonald’s juga turun 2,97% saat menghadapi wabah E. coli yang terkait dengan hamburgernya.

Sedangkan, kenaikan Nasdaq didorong oleh kenaikan saham-saham teknologi menjelang rilis laporan pendapatannya. Saham Nvidia menguat 0,8%, diikuti kenaikan pada saham Meta Platforms, Amazon, dan Microsoft. Saham Tesla naik 3,36% setelah pengumuman perkiraan penjualan perusahaan.

Namun, saham HCA Healthcare anjlok hampir 9% setelah melaporkan pendapatan yang terganggu akibat badai, sementara saham Colgate-Palmolive turun 4% setelah perusahaan menurunkan estimasi penjualan tahunannya.

Bursa Asia Bervariasi, Jelang Pemilu Jepang. Bursa Asia bervariasi cenderung menguat pada perdagangan. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,60%.

Sedangkan, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,59%, Taiex Taiwan naik 0,67%, Kospi Korea Selatan naik 0,09% dan S&P/ASX 200 menguat 0,06%. Sementara, FTSE Straits Times melemah 0,32% dan FTSE Malay turun 0,85%.

BACA JUGA:   Di Pembukaan Perdagangan, IHSG Bergerak Positif

Bursa Asia jelang akhir pekan, dengan investor menanti pemilihan umum Jepang selama akhir pekan. Jepang juga merilis angka inflasi Oktober untuk Jepang, data ekonomi utama terakhir sebelum pemilihan.

Bank of Japan (BoJ) akan mengadakan rapat terkait kebijakan moneter pada tanggal 30-31 Oktober 2024. Indeks Harga Konsumen (IHK) utama Jepang bulan Oktober turun ke level 1,8% YoY dari 2,2% pada bulan sebelumnya.

Sementara, IHK Jepang non Makanan Segar & Energi berada di 1,8% dibandingkan dengan 1,7% dan 2% pada Sep-24. Selain itu, IHK non Makanan Segar naik dari 1,6% menjadi 1,8% pada Okt-24. (Source: Investor Daily, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: ADMR, SMRA, MAPI, MBMA, BRMS, dan BBNI

–ADMR Spec Buy dengan area beli di 1400, cutloss jika break di bawah 1370. Jika tidak break di bawah 1370, potensi naik ke 1420-1460 short term.

–SMRA Spec Buy dengan area beli di 620, cutloss jika break di bawah 600. Jika tidak break di bawah 600, potensi naik ke 640-670 short term.

–MAPI Spec Buy dengan area beli di 1690, cutloss jika break di bawah 1670. Jika tidak break di bawah 1670, potensi naik ke 1740-1800 short term.

–MBMA Spec Buy dengan area beli di 520, cutloss jika break di bawah 510. Jika tidak break di bawah 520, potensi naik ke 535-550 short term.

–BRMS Spec Buy dengan area beli di 350, cutloss jika break di bawah 340. Jika tidak break di bawah 350, potensi naik ke 356-360 short term.

–BBNI Spec Buy dengan area beli di 5550, cutloss jika break di bawah 5500. Jika tidak break di bawah 5500, potensi naik ke 5700-5850 short term.

Tags: proyeksi sahamrekomendasi sahamsaham admrsaham bbnisaham hari inisaham pekan ini
Previous Post

Biznet Festival 2024 Digelar di Bali

Next Post

Di Pembukaan, IHSG Cetak Nilai Plus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR