Jakarta—Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Apa Mening (PDAM Apa Mening), Malinau, Kalimantan Utara, Saiful Bahri, mengatakan di Jakarta kemarin bahwa kinerja perusahaan tersebut terus meningkat. Misalnya, laba bersih di tahun 2016 di Rp 1,79 miliar.
“Sementara, di tahun 2011, masih merugi Rp 3,32 miliar. Untuk tahun 2015, kerugian itu sudah mengecil ke Rp 1,08 miliar,” kata Saiful dalam satu acara yang digelar oleh Majalah BusinessNews Indonesia.
Saiful mengatakan, dilihat dari kinerja PDAM di seluruh Indonesia, pihaknya kini sudah menempati peringkat ketujuh. Adapun total jumlah PDAM itu melebihi 300-an buah.
Jumlah pelanggan PDAM Apa Mening terus meningkat. Tahun 2013, jumlah itu di 5.321 pelanggan. Lalu di tahun 2016, naik menjadi 7.560 pelanggan.
“Untuk wilayah perkotaan, area cakupan kami sudah di 80%. Adapun untuk wilayah administratif yang lebih luas, di 50%-an. Itu karena wilayah Malinau yang luas, melebihi luas Jawa Tengah,” kata Saiful.
Tingkat kebocoran air pun terus menurun. Tahun 2016, tingkat kebocoran air sudah di 15%. Padahal, di 2011, masih mencapai 30%.
“Sementara, target rata-rata, 30%. Maka, capaian kami di 2016 itu sudah di atas rata-rata,” papar Saiful. (Dhi)