TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Raih Kontrak Ekspor Vaksin Rp 1,4 T, Bio Farma akan Bangun Pabrik Baru

Nurdian Akhmad
4 November 2024 | 09:46
rubrik: Business Info
Raih Kontrak Ekspor Vaksin Rp 1,4 T, Bio Farma akan Bangun Pabrik Baru

Jakarta, TopBusiness – PT Bio Farma (Persero) menandatangani kontrak ekspor vaksin senilai Rp1,4 triliun ke sejumlah negara pada 2025. Angka tersebut memenuhi hampir 50 persen dari target pasar ekspor perusahaan yang mencapai Rp3 triliun pada tahun yang sama.

Wakil Direktur Utama Bio Farma Soleh Ayubi mengatakan, kesepakatan itu terjalin pada saat pertemuan rutin bersama 43 perusahaan farmasi global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan UNICEF di Sao Paulo, Brazil.Vaksin yang akan dipasok itu di antaranya vaksin polio dan difteri, pertusis, serta tetanus (DPT) untuk anak-anak.

Setidaknya 700 juta anak di seluruh dunia dari 153 negara menggunakan vaksin buatan Bio Farma. Dikarenakan keberadaannya yang krusial, proses perbaikan produksi bakal terus dilakukan.

“Kami terus berusaha memperbaiki produk kami dan juga memastikan supply chain-nya itu terjamin. Misalkan di Pasteur, Bandung. Itu dampaknya ke 153 negara. Keterlambatan di titik tersebut itu terlambatnya di 153 negara,” ujar Soleh dalam keterangannya kepada media yang dikutip, Senin (4/11/2024)

Saat ini kapasitas produksi vaksin Bio Farma mencapai 3,1 miliar dosis dari pabrik yang berlokasi di Pasteur, Bandung. Oleh karena itu, ia mengatakan pihaknya berencana meningkatkan kapasitas lima kali lipat dengan membangun pabrik baru.

Dengan demikian, menurutnya Bio Farma ke depannya akan lebih fleksibel untuk menaikkan kapasitas dengan harapan peningkatan pendapatan dari ekspor delapan hingga 10 kali lipat.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa pemerintah terus mengupayakan agar Bio Farma bisa menjadi salah satu pusat produksi vaksin dunia. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kapasitas produksi Bio Farma yang saat ini diketahui mencapai 3,1 miliar dosis vaksin setiap tahunnya.

BACA JUGA:   Untung Holding BUMN Farmasi Melonjak 567,8 Persen

“Bahkan kita dorong produksinya untuk 10 tahun ke depan. Kalau bisa, bisa naik lima kali lipat. Ini berbagai jenis vaksin ya, ada vaksin kanker serviks ada macam-macam,” pungkasnya.

Tags: PT Bio Farma
Previous Post

Festival Ekonomi Syariah Raih Temu Bisnis Rp2 Triliun dan Jutaan Pengunjung

Next Post

FIFGROUP Ladies Bawa Gaya dan Pesona Berbeda di IMOS 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR