TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Portofolio Pembiayaan Energi Terbarukan Bank Mandiri Naik 6,1 Persen

Nurdian Akhmad
5 November 2024 | 16:53
rubrik: Business Info
Obligasi Bank Mandiri Kantongi Peringkat Tertinggi

FOTO: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness – Bank Mandiri semakin memperkuat komitmennya dalam mendorong pengembangan energi terbarukan.

 Pada 2024, perseroan menunjukkan progres signifikan dalam sektor ini dengan portofolio energi terbarukan yang mencapai Rp 10 triliun, atau meningkat 6,1 persen dibandingkan tahun lalu (year-on-year/yoy).

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar menyampaikan, peningkatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bank Mandiri untuk mendukung transisi energi bersih. Hal itu juga sejalan dengan rencana jangka panjang Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN.

Target utama RUPTL adalah mencapai 25 persen campuran energi terbarukan pada 2030 dan 100 persen pada 2060, menuju pencapaian Net Zero Emission pada 2060.

“Sektor energi terbarukan adalah pilar utama dalam mendukung pencapaian target energi bersih nasional, dan Bank Mandiri terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam pembiayaan sektor ini,” kata Alexandra dalam keterangannya, Selasa (5/11/2024).

Selain pembiayaan untuk energi terbarukan, Bank Mandiri juga menyoroti proyek-proyek inovatif lainnya, seperti pembangkit listrik tenaga surya terapung (PLTS), pembangkit listrik tenaga angin (PLTA), dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP), yang dipandang memiliki potensi besar untuk mendorong diversifikasi sumber energi.

Bank Mandiri juga mencatatkan lonjakan signifikan dalam pembiayaan kendaraan rendah emisi. Pada sektor korporasi, kredit untuk Transportasi Ramah Lingkungan tercatat mencapai Rp 7,2 triliun, dengan peningkatan 94,6 persen yoy. Sementara itu, untuk sektor retail, kredit untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) mencapai Rp 673 miliar, melonjak 129,9 persen yoy.

Peningkatan ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik dan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya transisi ke energi bersih. “Bank Mandiri mendukung penuh ekosistem kendaraan listrik, tidak hanya dalam pembiayaan kendaraan, tetapi juga sektor terkait seperti otomotif dan energi terbarukan,” jelas Alexandra.

BACA JUGA:   Bank Mandiri segera Turunkan Suku Bunga UMKM

Dengan pembiayaan energi terbarukan dan kendaraan rendah emisi, Bank Mandiri memperkuat posisinya sebagai bagian dari solusi keberlanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan visi Bank Mandiri untuk menjadi “Indonesia’s Sustainability Champion”, melalui penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini bisnisnya.

Komitmen ini mendukung salah satu pilar utama dalam ESG Framework Bank Mandiri, yaitu Sustainable Banking, yang menempatkan keberlanjutan sebagai bagian integral dari pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Tags: bank mandiri
Previous Post

Pertemanan Tanpa Drama Soal Uang ataupun Split Bill, Yuk Cobain Fitur Baru “Request Dana” dari blu by BCA Digital!

Next Post

Dampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki – Laki, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Buka Akses Maumere – Larantuka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR