Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini diperkirakan bergerak menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (6/11/2024) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat Hari Ini.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (5/11): Dow 1,02%, S&P 500 1,23%, dan Nasdaq 1,43%. DOW, S&P 500, dan Nasdaq menguat di saat Wall Street bersiap menghadapi pemilu. Yield UST 10Y turun 0,23% (0,010 bps) ke 4,281%, dan indeks USD turun 0,45% ke 103,4.
Pasar komoditas cenderung menguat pada Selasa (5/11). Minyak WTI +0,73% ke USD 71,99/bbl, minyak Brent 0,35% ke USD 75,47/bbl, batu bara -0,69% ke USD 142,9/ton, CPO -1,76% ke MYR 4.805, dan emas +0,27% ke USD 2.744/toz.
Bursa saham Asia ditutup cenderung menguat pada Selasa (5/11). Kospi -0,62%, Nikkei +1,11%, Hang Seng +2,14%, dan Shanghai +2,32%.
IHSG ditutup di level 7.491,9 (+0,17%), dengan net sell asing sebesar Rp 260,8 miliar; Rp 52,7 miliar di pasar reguler, dan Rp 208,1 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 161,5 miliar), disusul TLKM (Rp 55,7 miliar), dan ACES (Rp 42,2 miliar). Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ADRO (Rp 111,8 miliar), disusul BRMS (Rp 106,3 miliar), dan INDF (Rp 100,1 miliar). Top leading movers adalah BMRI, BBCA, dan BRMS, sedangkan top lagging movers adalah TPIA, BREN, dan TLKM.
Kospi naik 0,45% dan Nikkei +0,30% pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini, mengingat sentimen positif dari pasar regional dan komoditas,” demikian tertera.
