Jakarta—Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara, menyatakan di Jakarta kemarin, bahwa paket pembiayaan program Palapa Ring Paket Timur telah terpenuhi. Oleh karena itu, selaku penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK), pihaknya menyerahkan pernyataan yang menyatakan bahwa bahwa itu berlaku efektif.
Setelah perjanjian itu berlaku efektif, proses konstruksi berlangsung dalam jangka waktu 18 bulan.
Proyek Palapa Ring Timur ditargetkan akan rampung di tahun 2019. Sehingga, daerah-daerah yang berada di paket timur sudah dapat menikmati akses broadband.
Keberadaan jaringan Palapa Ring saling melengkapi dan menjadi tumpuan semua penyelenggara telekomunikasi dan pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia.
“Jaringan ini juga akan terintegrasi dengan jaringan yang telah ada milik penyelenggara telekomunikasi,” kata Menteri Rudiantara.
Dia mengatakan, dengan ketersediaan infrastruktur telekomunikasi yang terintegrasi, diharapkan kedaulatan negara dan ketahanan nasional dapat terwujud.
Hal itu dapat dimungkinkan dengan adanya akselerasi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sosial ekonomi, melalui ketersediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi berkapasitas besar yang terpadu. (Albarsah/Dhi)