Jakarta, TopBusiness – PT Tebo Hutama Cipta menilai bahwa pengelolaan sumber daya manusia adalah hal yang utama sebagai upaya untuk menciptakan pertumbuhan kinerja bisnis, operasional hingga keuangan. Karenanya, BUMD milik Pemerintah Kabupaten Tebo ini selalu mengasah bakat-bakat dan kemampuan dari masing-masing insan di dalamnya.
Saat memaparkan materi presentasi penjurian, Direktur PT Tebo Hutama Cipta Bambang Wijokongko, SE, MM, menjelaskan seputar kemampuan manajemen dalam mengelola insan-insan internal perusahaan.
Dikatakan Bambang, pihaknya melakukan tata kelola manajemen sumber daya manusia atau SDM dengan mendorong penciptaan kreativitas terpendam dari insan-insan yang tergabung dalam perusahaan sehingga terwujud profesionalitas. “Jadi, dalam menjalankan tata kelola, kami selalu meningkatkan kompetensi dari masing-masing karyawan maupun direksi, dan komisaris atau pengawas,” kata Bambang di hadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2025, yang berlangsung secara dalam jaringan melalui aplikasi zoom meeting, di Jakarta, Rabu (15/01/2025).
Dalam menggapai insan-insan yang berbakat dan unggul, perusahaan melakukan beragam kegiatan dan pelatihan. Sebagai contoh dalam kegiatan tersebut, menurut Bambang, pihaknya melakukan pelaksanaan pelatihan untuk karyawan dan direksi tahun 2024. Pendidikan dan pelatihan karyawan (Pengaplikasian Satuan Pengawas Intern pada Perusahaan), yang pematerinya dari BPKP Provinsi Jambi.
Dia melanjutkan, pelatihan untuk komisaris dan direksi, perusahaan mengikuti Workshop Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan karena di situ ada peluang bisnis BUMD. “Mudah-mudahan kami menunggu regulasi yang tepat, apakah bisa mengikuti kegiatan ini atau tidak. Dan itu semua harus melalui feasibility study,” ujar dia.
Secara sederhana, feasibility study atau studi kelayakan adalah analisis yang dilakukan untuk menentukan kelayakan suatu proyek atau bisnis. Studi ini dilakukan pada tahap awal perencanaan, yaitu saat desain utama.
MBG sendiri merupakan inisiatif yang bertujuan untuk menyediakan makanan sehat dan bergizi kepada kelompok yang membutuhkan, dengan fokus pada anak-anak atau kelompok rentan lainnya. Pemerintah Indonesia telah menetapkan target penerima MBG. Berdasarkan Perpres Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional, dijelaskan bahwa Program MBG ditargetkan akan menyasar 4 target utama. Pertama, peserta didik atau pelajar dari PAUD hingga SMA, negeri, dan swasta. Kedua, balita atau anak usia di bawah lima tahun. Ketiga, ibu hamil dan keempat, ibu menyusui.
Setelah perusahaan melakukan sejumlah kegiatan pelatihan dan pendidikan, maka perlu juga untuk mengetahui sejauhmana umpan balik yang dirasakan oleh para insan-insan di PT Tebo Hutama Cipta. Ini dilakukan untuk mendapatkan penilaian soal sejumlah hal terkait dengan kepuasan karyawan.
“Selain itu, kami juga memberikan penilaian terhadap kepuasan karyawan bagi perusahaan. Penilaian karyawan pada tahun 2023 sejumlah 88,55 persen, dan 2024 90,55 persen. Penilaian ini berdasarkan pada kuesioner yang kami berikan secara tertulis kepada karyawan,” ujar Bambang.
