Jakarta, TopBusiness – Perumda BPR Bank Kulon Progo atau Bank Kulon Progo berkomitmen untuk menjadi perusahaan daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kulon Progo.
Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Kulon Progo, Joko Purnomo, dalam presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2025 yang berlangsung secara virtual dalam aplikasi zoom meeting, di Jakarta, Rabu (15/1/2025).
“Kami tidak hanya sebagai penonton, tapi kami turut memberikan kontribusi besar dalam membangun perekonomian Kulon Progo dan meningkatkan kualitas dan kemampuan UMKM bisa naik kelas ke tingkat nasional bahkan global,” tegas Joko yang didampingi Direktur Kepatuhan dan Umum, Suraja.
Menurut Joko, pihaknya memiliki target pada 2025 bisa menyelesaikan program core banking, dan tahun 2026 dapat menerbitkan ATM dan M-Banking. “Dan perlu dicatat bahwa kami satu-satunya lembaga perbankan tingkat BPR yang telah memiliki ISO 9001:2015 terkait dengan pelayanan, dan untuk layanan IT telah meraih ISO 27001:2020. Jadi kami terus maju bersama seluruh pemangku kepentingan untuk membangu perekonomian daerah agar memberikan kontribusi besar dalam perekonomian nasional. Masih banyak tugas rumah yang harus diselesaikan”, tegas Joko Purnomo.
Selain, dalam hal tata kelola (good corporate governance/GCG) ditambah pemolesan human capital (HC) sebagai aset perusahaan melalui peningkatan kualitas dan kompetensi seluruh insan, agar layanan bagi seluruh masyarakat terutama dalam hal pendanaan, pembiayaan dan penghimpunan dana murah semakin baik.
Menurut Joko, untuk peningkatan layanan baik, cepat, mudah dan akuntabel, maka manajemen akan mempersipkan diri menjadi digital banking. “Pemanfaatan teknologi digital di industri perbankan menjadi perhatian manajemen agar bank dapat memberikan dukungan layanan yang tepat kepada seluruh masyarakat dapat terlayani secara real time,” kata Joko.
Bank Kulon Progo sudah menjadi mitra bagi pemerintah daerah Kabupaten Kulon Progo, berbagai pelayanan yang diberikan sebagai berikut:
1. Penunjukan Bank Kulon Progo sebagai Bank Penyalur Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau 2024 berdasarkan SK Bupati No.460/C/2024,
2. Penunjuukan Bank Kulon Progo sebagai Bank Penyalur Bantuan langsung hasil cukai hasil Tembakau bagi buruh pabrik rokok berdasarkan SK Bupati No.4 tahun 2024,
3. Penunjukan Bank Kulon Progo sebagai bank penyalur subsidi bunga pinjaman kepada usaha mikro di Kab. Kulon Progo sesuai SK Bupati No. SK Bupati No.18/C/2023,
4. Penunjukan Bank Kulon Progo sebagai bank penyalur tunjangan profesi guru ASN pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kulon Progo berdasarkan SK Bupati No.220/C/2023
5. Penunjukan Bank Kulon Progo sebagai bank penyalur jasa pelayanan medis bagi P3K di RSUD dan unit pelaksana teknis pusat kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Kab. Kulon Progo berdsarkan SK Bupati No.221/C/2023.
6. Penunjukan Bank Kulon Progo sebagai penempatan/pengelola rekening kelurahan, bagi hasil pajak, bagi hasil retribusi, alokasi dana kelurahan, dan bantuan keungan kepada kelurahanm berdasarkan SK Bupati No. 299/C/2023.
7. Bank yang memberikan penyediaan layanan perbankan dalam pembayaran pajak daerah di kabupaten Kulon Progo berdsarkan MoU No. 055/ BKP-MoU/VIII/2023,
8. Penunjukan Perumda BPR Bank Kulon Progo sebagai Bank penyalur gaji PPPK berdasarkan SK Bupati Kulon Progo No. 23/A/2021.
Sementara itu, inovasi dalam menuju layanan digital banking yang akan meningkatkan performa Bank Kulon Progo ini dalam bentuk virtual account, API transfer dengan bank umum, pergantian CBS, layanan pembukaan rekening simpanan/kredit melalui web, notifikasi melalui WhatsApp.
Menurut Joko, ada layanan keuangan berbasis sosial dan berkelanjutan, Kerisku dengan suku bunga rendah, merupakan program subsidi dari Pemkab. Sementara Merapi dengan suku bunga rendah, merupakan program Perbaminda.
“Dan program edukasi keuangan untuk nasabah dengan Gerakan Siswa Menabung, Gebrak pasar, dan melakukan rencana aksi keuangan berkelanjutan: peningkatan/pengembangan produk pembiayaan infrastruktur dan UMKM, pengembangan kapasitas keungan berkelanjutan, ex pelatihan dan budaya hemat energi,” kata Joko.
Dikatakan Joko, dalam memberikan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat dapat menggunakan aplikasi transaksi non tunai SMART DESAKU, dimana aplikasi ini sudah digunakan di 87 keluruhan se-Kulon Progo, dan untuk memantau transaksi, setoran dapat mengunakan aplikasi PINTECH ANDROID, fasilitaas CBS malalui Android. Juga, untuk layanan pajak PBB Online, Listrik, PDAM dapat menggunakan aplikasi KU FAST.
Kinerja keuangan Bank Kulon Progo tahun2020 laba Rp 2,62 miliar dengan setoran PAD sebesar Rp 1.444 miliar, dan kinerja tahun 2024, laba sebesar Rp 6.504 miliar dengan setoran PAD sebesar Rp 2.753 miliar.
