TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Meski Sarat Tantangan, PDAM Halmahera Selatan Mampu Berkinerja Positif Berkat Digitalisasi

Busthomi
16 January 2025 | 12:28
rubrik: BUMD, Event
Meski Sarat Tantangan, PDAM Halmahera Selatan Mampu Berkinerja Positif Berkat Digitalisasi

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusines – PDAM Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara baru saja terpilih menjadi nominator TOP BUMD Awards 2025. PDAM Halsel terpilih menjadi salah satu yang terbaik dari sederet BUMD di Indonesia.

Untuk itu, PDAM Halsel berhak mengikuti proses penjurian TOP BUMD Awards 2025 yang digelar Majalah TopBusiness. Saat sesi penjurian yang digelar secara daring, Selasa (14/1/2025) itu, terungkap banyak hal terkait kinerja PDAM Halsel yang sukses berjibaku di Tengah tantangan geografis yang sangat berat.

Maklum saja, Kabupaten Halmahera Selatan terdiri dari beberapa wilayah kepulauan di selatan provinsi Maluku Utara. Dengan beberapa pulau-pulau besar seperti Pulau Bacan, Obi, Kasiruta, Mandioli dan lainnya. Dan sebagian wilayahnya ada di Pulau Halmahera.

Tentu saja dengan letak geografis yang menantang itu membuat operasional bisnis PDAM ini pun cukup berat. Akan tetapi dengan ditopang digitalisasi, PDAM Halsel berhasil keluar dari kinerja negative dan mulai tahun 2023 sudah bisa membukukan laba.

Demikian disampaikan oleh Direktur PDAM Halsel, Soleman Bobote saat penjurian. Hadir menemani Soleman adalah Fadel Taif selaku Kepala bagian Teknik dan Iskandar Muhammad sebagai Kepala bagian Administrasi.

Menurut Soleman, kendati sempat berkinerja merugi dalam beberapa tahun, namun sejak 2023 lalu sudah mampu membukukan laba. Dan posisi PDAM juga kian membaik dibanding PDAM-PDAM lainnya di Provinsi Malut.

“Saat ini, posisi PDAM Halsel di provinsi sebagai yang terbaik alias nomor 1. Ini berkat adanya peningkatan kinerja yang terus membaik. Padahal, kondisi Perusahaan menderita kerugian sejak 2006 sampai 2022 lalu dan telah terakumulasi Rugi sebesar Rp39,02 miliar. Namun, berhasil di balik menjadi laba di tahun 2023 sebesar Rp1,99 miliar,” katanya.

BACA JUGA:   Revolusi BPR Artha Kanjuruhan, Bank Makin Sehat dan Kinerja Meningkat

“Ini juga tak lepas adanya Penetapan Tarif Tahun 2022 lalu dan perubahan golongan pelanggan, serta penggantian 743 bh meter air pelanggan. Termasuk juga yang tak bisa dipungkiri adanya peran digitalisasi. Saat ini, telah online pada semua unit pelayanan,” sambung Soleman lagi.

Beberapa potret keberhasilan tersebut adalah, berdasar penilaian Kinerja PUPR 2023 dengan Nilai Kinerja: 2,97, dengan katagori: SEHAT. Dengan begitu untuk peringkat Provinsi berada di nomor 1.

Sementara untuk ringkasan Kinerja Kemendagri 2023, degan nilai kinerja 67,06 dan berada di Predikat: BAIK. Dengan Jumlah Langganan sebanyak 17.305, untuk Cakupan Layanan sebesar 45,85% dari sisi Teknis dan sebesar 23,90%    untuk Administrasi.

Dengan tingkat kehilangan air (non revenue water/NRW) yang cukup terkendali di angka 20,37% dan kualitas air minum baru memenuhi syarat sebesar 24,48%, sementara rata-rata jam layanan mencapai 20,94 jam/hari.

Sementara beberapa indikator keuangan juga positif. Untuk Return of Equity (ROE) di angka 7,43%, Rasio Operasional 0,88, Rasio Kas 1.858,01%, Efektivitas Penagihan 82,11%, dan Solvabilitas 3.900,81%.

Jika dilihat dari target dan pertumbuhan per tahunnya, untuk nilai Penjualan di tahun 2023 ditargetkan Rp18,10 miliar dan yang tercapai Rp16,64 miliar atau tercapai 91,96%. Sedang untuk tahun 2024 dengan target Rp19,07 miliar yang tercapai Rp17,68 miliar atau sebesar 92,75%. Meski begitu secara tahunan tetap bertumbuh yakni 6,25%.

Demikian juga terkait dengan jumlah pelanggan yang di 2023 ditargetkan 17.614 yang tercapai 17.305 atau setara 98,45% dari target. Sedang untuk tahun 2024 dari angka 18.563 yang ditargetkan, bisa tercapai 17.590, atau setara 94,76%. Namun tetap naik 1,65% (yoy).

Dengan performa apik itu, berarti target kinerja berdasar Perda atau Penugasan oleh Kepala Daerah, yaitu menyehatkan keuangan Perusahaan, memaksimalkan Sistem Distribusi Pelayanan, mengoptimalkan asset “Tidur” PDAM.

BACA JUGA:   Terobosan Bankaltimtara Jadi BPD Terbesar di Luar Pulau Jawa

Dan untuk pencapaian atas target kinerja tersebut adalah untuk perusahaan sudah mengalami laba tahun 2023 Sebesar Rp1,99 miliar, adanya Sistem Distribusi Pelayanan telah meningkat menjadi 23 jam/hari dengan tekanan rata-rata pelanggan 3 bar, dan semua aset telah bekerja dengan optimal, tidak ada lagi asset yang berstatus “Tidur.”

Digitalisasi

Daerah yang menantang menjadi motivasi PDAM ini untuk menggenjot kinerja. Makanya salah satu yang dilakukannya adalah dengan menggenjot digitalisasi.

Sejauh ini, kata Soleman, beberapa terobosan dan inovasi yang sudah dilakukan adalah, menerapkan system online pada semua unit pelayanan, bekerja sama dalam pelayanan online dengan BSI, melakukan reklasifikasi Kelompok Golongan Pelanggan, dan penagihan door to door loket mobile berbasis online.

“Di awal penerapan hanya pada kantor pusat, belum dapat menjangkau unit pelayanan di luar kota Bacan, kemudian terus dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi internet satelit, sehingga dapat diintegrasikan data untuk semua unit pelayanan,” terang dia.

Dan beberapa Solusi Bisnis yang dikembangkan adalah, untuk Internal Perusahaan dengan nama Aplikasi PASS System yang diimplementasikan tahun 2020. Aplikasi ini untuk foto meter, billing dan loket. Dengan fitur unggulannya adalah akurasi pemakaian dan lokasi pelanggan, kecepatan pengolahan data dan penataan data pelanggan, serta monitoring progres pembacaan meter.

“Tentu saja dengan aplikasi ini manfaat atau dampaknya untuk Perusahaan adalah meningkatkan pendapatan, efisiensi pengolahan data, pengelolaan piutang lebih terkontrol,” ujar dia.

Lalu ada juga aplikasi PASS System. Namun ini untuk eksternal. Aplikasi ini untuk foto meter, billing, dan loket. Dengan fitur unggulan adalah  akurasi pemakaian, kecepatan pengolahan data, dan monitoring progres pembacaan meter. Dengan manfaat atau dampak untuk masyarakat yaitu tingkat kepercayaan pelanggan meningkat serta terjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

Tags: PDAM Halmahera SelatahTOP BUMD Awards 2025
Previous Post

Capaian 2024 dan Program BSN 2025: Kontribusi BSN dalam Mendukung Asta Cita

Next Post

NPL Turun, Perumda BPR Bank Pasar Kota Semarang Kandidat Peraih TOP BUMD Awards 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR