TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Silicon Valey Versi Indonesia Mulai Dibangun di Serpong

Achmad Adhito
19 May 2017 | 06:19
rubrik: Capital Market

Serpong—-Pembangunan Digital Hub BSD City, Serpong, telah dimulai. Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaya, mengatakan di Serpong kemarin bahwa Digital Hub atau Silicon Valley Indonesia ini akan menjadi pusat tumbuh kembangnya industri ekonomi berbasiskan digital dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Pihaknya sangat mendukung tumbuh dan berkembangnya ekonomi digital dan kreatif ini, apalagi ekonomi tersebut pertumbuhan sangat dinamis dan memberikan konstribusi sangat besar dalam perekonomian Indonesia.

Michael memberikan contoh, tidak sedikit start up yang beregerak pada industri ekonomi digital yang sudah beromset sangat mencengangkan di negeri ini. Salah satu dari itu adalah operator Gojek yang berpenghasilan besar.

Dan banyak lagi perusahaan digital ekonomi yang mendulang sukses pada bisnis ekonomi digital ini seperti Blibli.com, Belanja.com, dan masih banyak yang lainnya.

Lanjut Michael, “Indonesia sebagai negara terbesar dengan pertumbuhan penduduknya di dunia, tentunya ini pula yang menjadikan potensi pasar bagi pelaku bisnis pada ekonomi digital tersebut.”

“Kami akan memberikan berbagai kemudahan bagi industri digital ekonomi dan start up ini untuk dapat berkantor dan berkumpul di kawasan digital hub ini. Ini juga merupakan salah satu dukungan dari kami kepada start up yang juga kami sangat memaklumi keberadaan struktur permodalan mereka. Kami akan bantu sepenuhnya, mungkin untuk sewa lokasi kami berikan kelonggaran pembayaran,” kata dia.

Penyewa dan pemilik gedung yang berlokasi di Digital Hub ini sudah tidak perlu lagi menambah investasi pada infrastruktur. Jaringan telekomunikasi, server, semuanya sudah di sediakan. Jadi para penyewa, dan pembeli gedung nanti sudah tidak perlu pusing lagi memikirkan investasi yang cukup besar pada jaringan dan server tersebut,” tegas Michael. (Al)

BACA JUGA:   Anak Usaha Humpuss Maritim Beli Tanker dari Panama
Previous Post

Tekuni Pembiayaan Perumahan, Reliance Finance Bukukan Laba Bersih Rp11,6 Miliar Tahun 2016

Next Post

Rupiah akan Dibantu Membaiknya Komoditas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR