Jakarta, TopBusiness – PT Bank Perkreditan Rakyat Baturaja (Perseroda) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan atau BPR Baturaja hadir pada sesi penjurian TOP BUMD Awards 2025 seiring perusahaan yang kembali menjadi salah satu finalis ajang penghargaan bergengsi tersebut.
Januar Hertanto, selaku Direktur Utama PT BPR Baturaja hadir dalam wawancara penjurian ini dan memberikan paparan di hadapan dewan juri.
“Terima kasih sebelumnya bahwa BPR Baturaja telah diberi kesempatan pada hari ini untuk menyampaikan hal-hal yang dibutuhkan oleh tim panitia untuk memberikan penilaian terkait dengan adanya kegiatan dari TOP BUMD Awards 2025,” ujar Januar membuka presentasinya di hadapan dewan juri, Jumat (7/2/2025) lalu.
Adapun pada sesi penjurian kali ini BPR Baturaja mengangkat tema ‘Penguatan Tata Kelola dan Inovasi Digitalisasi Dalam Meningkatkan Daya Saing dan Mendorong Pertumbuhan PT BPR Baturaja (Perseroda)’.
Strategi dan Kinerja Bisnis
Sesuai namanya BPR Baturaja merupakan lembaga keuangan perbankan yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Perusahaan BUMD yang memiliki badan usaha sebagai Perseroda ini memiliki orientasi usaha 90% laba dan 10% Layanan Publik serta Sosial Kemasyarakatan.
Nah, seperti diungkap Januar, BPR Baturaja mencanangkan strategi bisnis, yakni meningkatkan kinerja Bisnis dengan berlandaskan kepada kepatuhan Tata Kelola Perusahaan, Kemitraan serta kesejahteraan Pemegang Saham dan Personil Perusahaan.
Secara umum, kinerja BPR Baturaja terus mengalami peningkatan di berbagai aspek. Januar memberi catatan, hanya rasio LDR saja yang disebut melampaui dari standar yang ditetapkan oleh OJK.
Kendati demikian, Januar berharap di tahun 2025 perlahan-lahan LDR tersebut bisa diturunkan dan secara bertahap mencapai lebih kecil atau sama dengan 90%.
Sementara itu, dari beberapa aspek lainnya, kinerja bisnis BPR Baturaja terus mengalami peningkatan, seperti dari asset dan laba perusahaan.
“Di kinerja bisnis ini, (kami) memiliki aset sejak tahun 2017 sampai dengan 2024, alhamdulillah mengalami kenaikan secara terus-menerus. Dimulai dari tahun 2017, aset hanya sebesar Rp15.594.923.000 menjadi Rp138.672.000.000 di tahun 2024.”
“Di sisi laba juga menunjukkan kinerja yang meningkat sejak tahun 2020 sudah memberikan laba kepada perusahaan, yaitu sebesar Rp1.054.000.000, kemudian di tahun 2021 sebesar Rp1.577.783.000, lalu di tahun 2022 di angka Rp2.160.418.000, tahun 2023 sebanyak Rp2.756.846.000, dan terakhir tahun 2024 mencapai Rp3.982.000.000,” ungkap Januar.
Sontak dengan peningkatan yang terus diraihnya, hal ini disebut menjadi suatu hal yang bisa meningkatkan dividen bagi pemegang saham.
“Selanjutnya (dari) kinerja penjualan, dari tahun 2023-2024 itu mengalami kenaikan dari Rp101.402.288.813 menjadi Rp110.060.726.817,” tandasnya.
Seiring pencapaian kinerja perusahaan yang tergolong baik, dari sisi tata kelola, BPR Baturaja juga mendapatkan nilai sangat baik. “Skor penilaian GCG dari BPKP Provinsi Sumatera Selatan itu juga kami mendapatkan nilai yang sangat baik di atas 90%,” ujar Januar.
Inovasi dan Kontribusi
Tak luput dari presentasinya di hadapan dewan juri, Januar juga mengungkap sejumlah inovasi yang telah dilakukan BPR Baturaja, terkait dengan digitalisasi dan pemanfaatan teknologi digital.
“Kami memiliki solusi bisnis untuk internal perusahaan adalah menggunakan Core Banking System untuk bagian operasional, menggunakan Loan Operating System untuk bagian bisnis dan support bisnis. Solusi Bisnis untuk Konsumen/Mitra/Eksternal, kami menggunakan WA Blast Makari, Virtual Account Kerja Sama dengan Bank Umum,” ujar Januar.
Selain itu, beberapa Inovasi di tahun 2024 yang telah perusahaan antara lain, pertama membuat produk kredit baru yang inovatif, bervariasi seperti back to back (cash collateral), kredit fintech dan kredit pensiunan. Kedua, Kredit Program Pemerintah dalam rangka mendukung program pemerintah bersinergi dengan BUMD yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan.
Ketiga, meningkatkan penjualan kredit dengan strategi antara lain meningkatkan penetrasi pasar; memelihara hubungan kemitraan dengan Pemerintah Daerah dan instansi yang menaungi captive market di wilayah pemasaran; Layanan Pick up Service dalam proses pencairan kredit; memberikan hadiah dan/atau doorprize kepada debitur dan/atau menyelenggarakan Undian Berhadiah; Layanan dengan aplikasi LOS (Loan Operating System); penggunaan e-katalog sebagai sarana promosi melalui WhatsApp Blast, Facebook dan Instagram; dan sebagainya.
Berbanding lurus dengan kiprahnya yang mengalami peningkatan, BPR Baturaja pun terus berkontribusi bagi pemerintah daerah Kabupaten OKU.
“BPR pada tahun 2024 telah memberikan dividen kepada Pemerintah Kabupaten OKU melebihi dari tahun sebelumnya di tahun 2023,” ujar Januar.
Tidak berhenti sampai di situ, BPR Baturaja juga memberikan kontribusinya dengan bentuk lain, seperti membantu dalam pengembangan SDM melalui pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten OKU. Hal itu, kata Januar, dilakukan melalui pembinaan-pembinaan dari sisi teknis maupun non-teknis dengan pemberian awards-awards kepada para pegawai.
Masih dari kontribusi perusahaan, BPR juga membantu menyalurkan pembayaran gaji para pegawai honorer Pemerintah Kabupaten OKU, mendukung kegiatan-kegiatan Pemerintah Daerah dalam bentuk sponsorship, serta membantu mengembangkan UMKM dengan bantuan modal dari dana CSR PT BPR Baturaja (Perseroda).
“Dengan kami bisa memperoleh laba, kami juga sudah bisa membentuk dana CSR sejak tahun 2020. Dan itu sangat membantu selain UMKM juga bidang-bidang lain, seperti lingkungan hidup kemudian sektor-sektor keagamaan kami bisa bantu dengan dana CSR,” pungkasnya.
Editor: Busthomi
