TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks masih Berpeluang Menebal

Agus Haryanto
18 February 2025 | 07:54
rubrik: Ekonomi
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia masih berpeluang menebal.

Melalui mncsekuritas.id, riset MNCS Daily Scope Wave 18 Februari 2025 memperlihatkan bahwa IHSG menguat cukup signifikan 2,90% ke 6.830 dan masih disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan IHSG pun sudah menutup area gap-nya. Pada skenario hitam, posisi IHSG saat ini merupakan bagian awal dari wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6.912-7.036 terlebih dahulu. Namun demikian, tetap waspadai skenario merah dimana penguatannya akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali.
Support: 6.609, 6.509
Resistance: 6.843, 6.933

AKRA – Buy on Weakness
AKRA menguat 0.45% ke Rp1.115 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama AKRA masih mampu berada di atas Rp1.075 sebagai stoplossnya, maka posisi AKRA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b].
Buy on Weakness: Rp1.095-1.105
Target Price: Rp1.150, Rp1.195
Stoploss: below Rp1.075

BBTN – Buy on Weakness
BBTN menguat 1,54% ke Rp990 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi BBTN sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v], sehingga BBTN masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp945-970
Target Price: Rp1.020, Rp1.045
Stoploss: below Rp940

BRPT – Buy on Weakness
BRPT menguat 7,41% ke Rp870 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami perkirakan, posisi BRPT saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (A), sehingga BRPT masih berpeluang melanjutkan penguatannya sekaligus menutup area gap-nya.
Buy on Weakness: Rp825-855
Target Price: Rp910, Rp950
Stoploss: below 800

ISAT – Buy on Weakness
ISAT menguat 2,05% ke Rp1.740 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 1,580 sebagai stoplossnya, maka posisi ISAT saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A.
Buy on Weakness: Rp1.650-1.720
Target Price: Rp1,845, Rp1.925
Stoploss: below Rp1.580 per unit saham.

BACA JUGA:   IHSG di Awal Pekan Menanjak
Tags: ihsgindeks
Previous Post

SKK Migas Dorong Penerapan Inovasi Teknologi Pemboran dan Sumuran

Next Post

Surplus USD3,45 Miliar, Neraca Perdagangan Dukung Ekonomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR