Jakarta—Perusahaan konstruksi dan pertambangan, PT Petrosea, Tbk., mengumumkan telah mendapatkan kontrak proyek konstruksi baru senilai Rp 1,26 triliun. Jangka waktu kontrak tersebut selama dua tahun.
“Kontrak tersebut, di 16 Juni 2017, telah ditandatangani dengan PT Maruwai Coal,” kata Direktur Petrosea, Johanes Ispurnawan, dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan hari ini oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Ispurnawan menjelaskan bahwa pengerjaan konstruksi itu untuk pengadaan jalan dan jembatan di Blok Lampunut.
“Tidak ada hubungan afiliasi antara Petrosea dengan Maruwai Coal. Jadi, tidak ada benturan kepentingan dalam hal ini,” dia menambahkan.
Sementara itu, di penutupan perdagangan sesi pertama hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, saham Petrosea yang berkode PTRO, ditutup di Rp 1.040 per lembar.
Maka, naik 3,48% dibandingkan di penutupan sebelumnya. Nilai perdagangan di sepanjang sesi pertama tersebut di Rp 515,70 juta. Volume perdagangan di 495.700 unit saham dengan total frekuensi transaksi 242 kali.
Harga tertinggi di sepanjang sesi satu untuk saham PPRO ada di Rp 1.070 per lembar. Sedangkan terendah, di Rp 1.000 per lembar. (Dhi)