Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bertambah poinnya, hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (03/3/2025) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (28/2). Dow +1,39%, S&P 500 +1,59%, Nasdaq +1,63%. Pasar AS ditutup menguat didorong oleh saham-saham teknologi yang rebound.
Pasar komoditas bergerak mayoritas melemah Jumat kemarin (28/2). Harga minyak WTI -0,84% ke level USD 69,76/bbl, harga minyak Brent -1,34% ke level USD 72,81/bbl, harga batubara -1,16% di level USD 101,9/ton, dan CPO +0,98% ke level MYR 4.553. Harga emas terpantau melemah 0,64% ke level USD 2.858/oz.
Bursa Asia ditutup melemah Jumat kemarin (28/2). Kospi -3,39%, Hang Seng -3,28, Nikkei -2,88% dan Shanghai -1,98%.
IHSG ditutup melemah 3,31% ke level 6.270,6. Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 2.907,9 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 2.911,4 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 3,5 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 879,3 miliar), MDKA (Rp 522,4 miliar), dan BBCA (Rp 382,9 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh RAJA (Rp 26,1 miliar), INDF (Rp 25,1 miliar), dan ADRO (Rp 20 miliar). Top leading movers emiten BYAN, SRAJ, MLPT, sementara top lagging movers emiten BBRI, TPIA, TLKM.
Pagi ini, Kospi tidak diperdagangkan sementara Nikkei mencatatkan penguatan 1,49%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didorong sentimen menguatnya pasar AS dan regional,” demikian tertulis di website.
