Jakarta, TopBusiness – Tahun lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof H Muhammad Yamin SH -Pariaman berhasil meraih Akreditasi Paripurna- Penghargaan Gubernur Sumatera Barat Atas Akuntabilitas Kinerja Tahun 2024 dengan Nilai (A). Hal ini tak lepas dari strategi inovasi, baik di sistem manajemen dan layanan, termasuk kinerja usaha, sehingga mampu membukukan kinerja keuangan yang solid dengan Tingkat Kemandirian Keuangan tahun lalu (62,11%), di atas target (60%).
Dari aspek Tata Kelola Rumah Sakit, hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), menunjukkan tren meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2024 meraih nilai 80,21 naik dari tahun sebelumnya sebesar 78,57. Hal ini karena dari aspek manajemen, kinerja pada tahun 2024 telah lebih terstruktur, sistematis dan terogranisir mulai dari perencanaan, pengukuran, pelaporan kinerja serta evaluasi akuntabilitas. SAKIP merupakan penerapan manajemen kinerja pada sektor publik yang sejalan dan konsisten dengan penerapan reformasi birokrasi. SAKIP dapat mendorong pencapaian pembangunan melalui perencanaan, anggaran, dan kinerja yang selaras dan tepat.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof H Muhammad Yamin merupakan rumah sakit daerah yang berlokasi di Pariaman, Sumatera Barat yang sebelumnya Bernama bernama RSUD Pariaman. Saat ini berstatus sebagai BLUD dengan beberapa tugas utama bidang Kesehatan. Di antaranya, melaksanakan upaya kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna, menyelenggarakan pelayanan medis, menyelenggarakan pelayanan penunjang medis dan non medis, menyelenggarakan pelayanan dan asuhan keperawatan, menyelenggarakan pelayanan rujukan, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, dan lainnya.
“Pergantian nama RSUD Pariaman menjadi RSUD Prof H Muhammad Yamin dilakukan pada 23 Januari 2025 yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada jasa besar tokoh pahlawan nasional, Prof H Muhammad Yamin SH. Prof Muhammad Yamin, merupakan seorang tokoh asal Sumatra Barat yang berkontribusi signifikan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Direktur Utama RSUD Prof H Muhammad Yamin, dr. Mutiara Islam, Sp. OG (K)., saat presentsi wawancara penjurian TOP BUMD Awrds 2025 secara daring melalui aplikasi zoom meeting (28/02/2025), yang diselenggarakan Majalah TopBusiness Jakarta.
Tahun ini untuk pertama kalinya, RSUD Prof H Muhammad Yamin terpilih dan masuk nominasi 250 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbaik dari ribuan BUMD yang ada di Indonesia dan lolos mengikuti ajang penilaian untuk penghargaan “TOP BUMD Awards 2025”. Turut hadir dalam wawancara penjurian di antaranya, wakil Direktur Pelayanan dr. Herlina Nasution, M.Kes, dan Wakil Direktur Pelayanan Keuangan, Yusril, SKM, ME. Sedangkan juri penilai di antaranya terdiri: Kusuma Prabandari (Ceo Dwika Consulting), Eri Sumiarso (Senior Business Consulting Sinergi Daya Prima), Alhady (LKN Asta Citayang dipandu moderator- Ahmad Chury dari MSI Group.
RSUD Prof H Muhammad Yamin berada di bawah naungan Pemprov Sumatera Barat dengan Layanan Spesialistik Rawat Jalan, Rawat Inap, dan IGD 24 Jam, dan layanan lain terkait. Keberdaan RSUD Prof H Muhammad Yamin diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan yang memadai, tidak hanya bagi masyarakat Pariaman saja, tetapi juga daerah kabupaten/kota lain berdekatan dengan lokasi RSUD di Kota Pariaman ini.
Sebagai BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), RSUD ini melayani semua pasien. Baik pasien umum, anggota BPJS, maupun pasien asuransi umum lainnya yang telah bekerjasama. Untuk klinik (Poli) sebagain besar telah tersedia, seperti klinik anak, klinik penyakit dalam, klinik bedah (bedah umum,onkologi, syaraf, Digesif).
Selain itu ada Poli mata, klinik jantung dan pembuluh darah, medical check up, THT, rehabilitasi medik dan lainnya. Bahkan RSUD ini juga sudah berhasil mengembangkan pada layanan sebagai RS Pendidikan. Di antaranya – Pendidikan Dokter Spesialis, Pendidikan Dokter Umum, Pendidikan Keperawatan, Pendidikan Kebidanan, serta Pendidikan Nakes Lainnya.
Dalam paparannya disampakan bahwa sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2013 yang mengatur tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), RSUD Prof H Muhammad Yamin SH -Pariaman juga telah menerapkan dan mengembangkan sistem teknologi informasi komunikasi untuk memproses dan mengintegrasikan alur proses pelayanan Rumah Sakit melalui jaringan teknologi informasi. Di antaranya dengan membangun system infrastruktur IT dan aplikasi yang kini terus dikembangkan.
“Kita juga sudah menerapkan SIMRS dengan sistem teknologi informasi untuk memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan rumah sakit. Tujuannya antara lain untuk meningkatkan efisiensi, meningkatkan profesionalisme, efektivitas, dan kinerja, dan pelayanan,” ujarnya.
Di sisi manajemen RSUD Prof H Muhammad Yamin telah menerapkan SIMRS -Generic Open Source yang mulai full diaplikasikan 2024. Di antaranya integrasi aplikasi SIMRS dengan EMR, integrasi mobile JKN BPJS Kesehatan, ada antrian online, dan lainnya. Sistem aplikasi dibangun dan dirancang untuk mengelola dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan rumah sakit dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan, dan prosedur administrasi.
SIMRS Generik Open Source (SIMRS GOS) merupakan versi yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk membantu fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dalam pencatatan dan pengelolaan data secara elektronik, serta untuk memenuhi standar variabel metadata sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis Elektronik (RME).
“Sistem Informasi Rumah Sakit yang telah diterapkan, di antaranya terkait pasien, pegawai sebagai subjek, segala aktivitas Pelayanan, serta sistem pelaporan di Rumah Sakit yang terintegrasi. Ini juga bagian penting dari komitmen kami untuk selalu mendukung upaya penyelenggaraan kesehatan dengan terus meningkatkan pelayanan bagi masyarakat secara berkesinambungan,”ungkapnya.
Bahkan, dengan inovasi digital ini, pelayanan tidak hanya mencakup pelayanan di poliklinik RSUD, tetapi juga memungkinkan pasien menerima obat di rumah mereka. Sehingga mampu meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas pelayanan kesehatan. Hasil Survey tahun 2024 terhadap layanan kepada Masyarakat atau tingkat kepuasan layanan, berhasil meraih penilaian A (sangat baik).
“Indeks Kepuasan Masyarakat mengalami peningkatan dari tahun 2023, dikarenakan pada tahun 2024 ada inovasi – inovasi baru yang berorientasi pada pelayanan pasien sehingga meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH,” terangnya.
Nilai evaluasi SAKIP juga meningkat dari tahun sebelumnya dikarenakan manajemen kinerja pada tahun 2024 telah lebih terstruktur, sistematis dan terogranisir mulai dari perencanaan, pengukuran, pelaporan kinerja serta evaluasi akintabilitas .
Dengan berbagai kemajuan dan terobosan ini, RSUD Prof H Muhammad Yamin juga berhasil berbagai penghargaan. Di antaranya dAri sisi usaha, tahun lalu meraih penghargaan dari Gubernur Sumbar Terbaik III Realisasi Pendapatan Tri Wulan III. Dari SDM, meraih Terbaik I Golongan II Pegawi Negeri Sipil Berprestasi di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat dengan Membawa Inovasi JERAWAT TIBOX Tahun 2024. Sebelumnmya juga meraih Best Employee Seleksi Nasional Anugerah ASN 2023.
“Sesuai dengan strategi bisnis RSUD dalam upaya peningkatan pelayanan, kemampuan SDM juga terus kami tingkatkan. Kami selalu melaksanakan sistem manajemen SDM mulai dari perencanaan, pemenuhan kebutuhan SDM yang sesuai dengan rencana pengembangan layanan serta pelatihan dalam meningkatkan kompetensi SDM,” pungkasnya.
Editor: Agus H
