Jakarta, BusinessNews Indonesia—Bank BTN hari ini mencatatkan obligasi senilai Rp 5 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Obligasi tersebut mendapatkan peringkat idAA+ (double A plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, Goklas Tambunan, menjelaskan di Jakarta kemarin (13/7/2017) dalam keterbukaan informasi, bahwa obligasi ini tidak dijamin menggunakan jaminan khusus.
“Akan tetapi, dijamin dengan seluruh harta kekayaan BTN baik yang bergerak ataupun tidak,” ucap Tambunan.
Lebih lanjut, Tambunan mengatakan bahwa seluruh harta tersebut baik yang telah ada ataupun belum, menjadi jaminan untuk investor obligasi. “Itu sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Hukum Perdata.”
Adapun pembelian kembali (buy back) obligasi itu baru dapat dilakukan kembali oleh BTN, setahun setelah tanggal penjatahan kepada investor.
Pembelian kembali itu, kata dia, dapat dilakukan untuk seluruh obligasi ataupun sebagian sebelum masa jatuh tempo.
Obligasi BTN tersebut terdiri dari empat seri. Jangka waktu jatuh tempo, berkisar tiga tahun sampai 10. Sedangkan tingkat bunganya di kisaran 8%. (Dhi)
Sumber Foto Gedung Menara BTN: RMOL
