Jakarta, BusinessNews Indonesia—Guru Besar Emeritus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Prof. Emil Salim, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap rencana memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke lokasi lain.
“Sebab, itu kan hal yang sangat kompleks. Bukan sekadar perpindahan fisik,” kata dia di Jakarta kemarin (18/7/2017), dalam wawancara khusus dengan Majalah BusinessNews Indonesia.
Dia pun berkata bahwa, jika pertimbangannya adalah mendistribusikan pertumbuhan ekonomi, seyogianya bukan dengan memindahkan ibu kota.
“Saya rasa, banyak hal lain yang bisa ditempuh. Misalnya, dengan memerbanyak pengembangan infrastruktur dan lain-lain di lokasi non-Pulau Jawa. Dan ini sudah dilakukan pemerintahan yang sekarang, bukan?” ucap Emil lagi.
Lebih lanjut, Emil berkata bahwa memang kini lebih dari separuh PDB (produk domestik bruto) Indonesia berasal dari Pulau Jawa. Tetapi, untuk mengatasi hal itu, tidak harus dengan memindahkan ibu kota.
“Kita bisa mengembangkan daerah lain dengan kekuatan dan kelebihan masing-masing. Misalnya, daerah-daerah di Kalimantan itu kan punya kelebihan tersendiri,” papar ekonom senior tersebut. (Dhi/Ones)
Sumber Foto Emil Salim: Dhi
