TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indonesia Jangan Hanya Pasarnya Industrinya Game

Achmad Adhito
22 July 2017 | 08:20
rubrik: BUMN
Indonesia Jangan Hanya Pasarnya Industrinya Game

Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) tidak ingin Indonesia hanya sebagai targetnya pasarnya semata dari para industri game di dunia. Sementara itu potensinya pasarnya Indonesia sebesar 21% dan juga sumber dayanya manusia (SDM) Indonesia pun memiliki kemampuan untuk berperan pada industri game Asia-Pasifik dan dunia.

Oleh sebab itu Bekraf akan menggelar Bekraf Game Prime (BGP) 2017 selama tiga hari di 27-30 Juli 2017 dengan kegiatan temu industri game business to business (B2).

“Ini adalah ajang temu bisnis pelaku industri game Indonesia dengan mancanegara untuk saling bertukar ilmu dan membangun relasi,” kata Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif, Hari Santoso Sungkari, di Jakarta (21/7/2017).

Lalu ada pula kegiatan business to consumen, ini merupakan ajang di mana industri game akan memberikan berbagai permainan bagi seluruh pengunjung. Pada tanggal 27  kegiatan B2B akan digelar di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta.

Sedangkan expo-nya di 29-30 Juli akan digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Dan tidak kalah menariknya di BGP 2017 akan diadakan Game Developer Award. Ini merupakan suatu penghargaan bagi kreator terbaik dalam negeri. Beberapa game dan developer yang paling berprestasi di Indonesia akan mendapatkan kesempatan untuk memamerkan karnyanya di luar negeri di Indie Prize Asia 2018 Hongkong dan GameStrat Asia 2017 Singapura.

“Potensi market game sangatlah menggiurkan  bagi seluruh pelaku bisnis baik itu para kreator game sebagai developer, publisher, animasi, hardware, payment dan berbagai aplikasi pendukung game lainnya,” kata Hari.

Ujar dia lagi, pertumbuhan penjulan pada game dunia ini tidaklah kecil di mana tercatat penjualan pada tahun 2016 yang lalu sebesar USD 600 juta dan untuk tahun 2017 ini ditargetkan penjualan bisa mencapai USD 880 juta.  (Al)

BACA JUGA:   Ini Direksi dan Komisaris Baru Surveyor Indonesia

 

Sumber Foto: Istimewa

Previous Post

Pengembangan Kawasan Industri Perlu Dana Besar dan Passion

Next Post

Sandiaga Ajak Kadin dan BEI Gerakkan UMKM di Bursa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR