Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (17/04/2025) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Saham AS ditutup melemah pada Rabu (16/4). Dow -1,73%, S&P 500 -2,4%, Nasdaq -3,07%. Bursa AS anjlok karena investor diingatkan akan biaya tarif Presiden Trump terhadap perusahaan-perusahaan besar.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Rabu (16/4). Minyak WTI +2,23% ke USD 62,82/bbl, minyak Brent +1,52% ke USD 65,85/bbl, batu bara -2,24% ke USD 98,25/ton, CPO -0,89% ke MYR 4.107, dan emas +3,65% ke USD 3.352/oz.
Bursa saham Asia ditutup sebagian besar melemah pada Rabu (16/4). Kospi -1,21%, Hang Seng -1,91%, Nikkei -1,01% dan Shanghai +0,26%.
IHSG turun ke 6.400,1 (-0,65%), dengan penjualan bersih asing sebesar Rp8.211,1 miliar; Rp364,7 miliar di pasar reguler, dan Rp7.846,4 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBNI (Rp 136,7 miliar), disusul BMRI (Rp 127,6 miliar), dan ADRO (Rp 65,3 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ANTM (Rp 109,3 miliar), disusul TLKM (Rp 53,6 miliar), dan CPIN (Rp 44,7 miliar). Saham-saham yang paling banyak mencatatkan aksi beli adalah TLKM, TPIA, KLBF, sedangkan saham-saham yang paling banyak mencatatkan aksi beli adalah BREN, BMRI, dan BBCA.
Kospi dibuka menguat (+0,25%) pagi ini, demikian pula Nikkei (+0,64%). “Kami perkirakan IHSG bergerak sideways hari ini, mengingat sentimen pasar global dan regional yang beragam,” demikian tertulis di website.
