Jakarta, TopBusiness – BPR Sampuraga Cemerlang meraih prestasi untuk pertama kalinya menjadi Finalis atau kandidat meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2025.
“BPR kebanggaan masyarakat Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah ini sejak berdiri tahun 2019 selalu konsisten setiap tahunnya sebagai BUMD yang menyumbang PAD ke Pemda Kab. Lamandau,” kata Milson, S.Kom selaku Direktur BPR Sampuraga Cemerlang, saat Wawancara Penjurian secara online, TOP BUMD Awards 2025, Senin, 21/04/2025.
Bertindak selaku Dewan Juri TOP BUMD Awards 2025, yaitu Prof. Satya Arinanto (Institut Otonomi Daerah), Amni Rahman (Akademisi Univ. Diponegoro) dan Al Hadhy (LKN Asta Cita).
Turut hadir tim dari BPR Sampuraga, yaitu: Gusti Yandi Warmansyah selaku SPV Bisnis, Anton Samual Pangaruh Mamud selaku Kabag Kepatuhan, Kustina selaku SPV SDM, dan Jefrie Pradianatha selaku SPV Operasional.
TOP BUMD Awards adalah kegiatan pembelajaran bersama sekaligus pemberian penghargaan tingkat nasional kepada BUMD-BUMD Terbaik di Indonesia, yang dinilai berprestasi, berkinerja baik, dan telah banyak melakukan perbaikan/improvement, serta berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.
Kegiatan TOP BUMD Awards diselenggarakan oleh majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta sejumlah Tim Penilai, antara lain Lembaga Kajian Nusantara (LKN) Asta Cita, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Solusi Kinerja Bisnis (SKB) serta pakar/akademisi dari perguruan tinggi terkemuka di Tanah Air.
Tema TOP BUMD Awards 2025, yaitu “Tata Kelola dan Digitalisasi Dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD.”
Kinerja Membanggakan
Lebih lanjut, dalam sesi Presentasi dan Pendalaman, Milson memaparkan yang menurutnya merupakan capaian membanggakan BUMD yang dipimpinnya sejak Mei 2023.
“Tahun 2023 dan 2024 meraih status opini laporan keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari kantor akuntan publik. Padahal tahun 2022 masih mendapat opini tidak wajar sehingga ada 2 direksi yang jabatannya tidak diteruskan,” ungkapnya.
BPR Sampuraga dipercaya oleh Pemkab Lamandau untuk mengelola transaksi keuangannya. Seperti pembayaran gaji perangkat desa se-Kabupaten Lamandau, menyalurkan kredit tanpa agunan sesuai ketentuan, dan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Dukungan nyata dari Pemkab Lamandau juga terlihat diterbitkannya Surat Edaran untuk mendukung program OJK satu pelajar satu rekening di Kab. Lamandau. “Saat ini, ada 6.000 tabungan pelajar yang ada di kami,” ungkap Milson.
“Kami juga selalu aktif mendukung program TPAKD Kab. Lamandau yang didukung oleh OJK Kalteng. Seperti kegiatan sosialisasi dalam bentuk edukasi dan literasi keuangan bagi UMKM untuk waspada investasi ilegal dan judi online,” tambahnya.
BPR Sampuraga mendapat izin prinsip tahun 2018 dan izin operasi tahun 2019. “Sejak tahun 2019 hingga saat ini, kami selalu konsisten setiap tahunnya sebagai BUMD yang menyumbang PAD ke Pemda Kab. Lamandau,” tuturnya.
Dalam layanan, inovasi yang dihadirkan berupa jasa transfer, setoran tunai, dan penarikan tunai jemput bola oleh karyawan bpr ke tempat nasabah UMKM dan masyarakat di sekitar Kota Nanga Bulik.
Untuk memberantas rentenir, dihadirkan Kredit Tabung (Tanpa Bunga) bagi UMKM.
BPR Sampuraga mendapat penghargaan dari BPJS Kesehatan atas komitmen dan kontribusi badan usaha dalam mendukung program jaminan kesehatan nasional. Serta mendapat penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan atas donatur CSR program jaminan sosial.
“Kami juga mendapat penilaian evaluasi kinerja yang baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tutur Milson.
Milson menegaskan pihaknya bersinergi dengan BUMD yang ada di Kab. Lamandau. “Kami menjadi pilihan PDAM dan PD Bajurung Raya serta Politeknik Lamandau untuk mengelola transaksi keuangan manajemen internalnya,” tutupnya.
Dalam sesi Nilai Tambah, dewan juri memberikan apresiasi atas pencapaian BPR Sampuraga Cemerlang. Mereka juga memberikan sejumlah saran dari aspek kinerja, layanan, tata kelola, pengelolaan SDM dan digitalisasi.
