TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Program CSR PLN Nusa Daya tak Hanya Mitigasi Dampak, Tapi juga Hasilkan Nilai Tambah

Abi Abdul Jabbar Sidik
25 April 2025 | 16:02
rubrik: CSR, Event
Program CSR PLN Nusa Daya tak Hanya Mitigasi Dampak, Tapi juga Hasilkan Nilai Tambah

Jakarta, TopBusiness – Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya sebagai perusahaan penyedia jasa pengelolaan operation & maintenance kelistrikan secara menyeluruh/ end-to-end, PT PLN Nusa Daya tidak hanya fokus pada efisiensi dan keandalan operasional, tetapi juga memperhatikan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan. 

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PLN Nusa Daya menjadikan pendekatan mitigasi risiko/dampak sebagai landasan utama dalam menyusun dan melaksanakan program sosial yang relevan, berkelanjutan,  memiliki nilai tambah dan berdampak luas.

“Hal ini seiring dengan operasional perusahaan sebagai penyedia kelistrikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang menghadirkan infrastruktur energi di daerah-daerah terpencil. Dimana keputusan untuk membangun pembangkit listrik berbasis EBT dan sistem hybrid (PLTS + PLTD)  di daerah tersebut memberikan dampak langsung pada lingkungan dan masyarakat,” Kata Manajer Operasional dan Tata Kelola Ahmad Fakul Rohman dalam wawancara penjurian Top CSR Awards 2025 yang digelar Majalah Top Business secara daring pada Senin (21/04/2025).

Ahmad Fakul menyebut pada sisi masyarakat dampak operasional dari aktivitas perusahaan terjadi pada perubahan pola konsumsi energi, munculnya kegiatan ekonomi baru (UMKM, pertanian listrik, dll), serta potensi perubahan sosial akibat akses listrik yang lebih luas.

“Sementara dari sisi lingkungan menimbulkan dampak potensi gangguan terhadap ekosistem lokal misalnya saat pembangunan jaringan distribusi,  lalu peningkatan emisi jika masih bergantung pada PLTD, atau sebaliknya,  hingga pengurangan emisi dari penggantian PLTD ke PLTS-BESS,” ujar Ahmad Fakul.

Ia mengungkapkan dari kajian akan dampak aktivitas perusahaan tersebut, PLN Nusa Daya kemudian merumuskan sejumlah strategi pengelolan program CSR agar inisiatif yang dihasilkan mampu menghasilkan nilai bersama (shared value) bagi semua stakeholders. Strategi tersebut antara lain, pertama; mengelola risiko sosial dan lingkungan akibat keputusan operasional (misalnya melalui studi Amdal dan keterlibatan masyarakat sejak awal proyek).

BACA JUGA:   Perumdam Danum Benuanta, Kinerja Meningkat dan Berkontribusi Bagi Daerah

Kedua, meningkatkan daya adaptif masyarakat terhadap perubahan yang muncul akibat kehadiran listrik (melalui pelatihan, literasi energi, dan pemberdayaan UMK). Ketiga, Meningkatkan kontribusi terhadap lingkungan melalui program konservasi dan efisiensi energi komunitas. Keempat, mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) terutama poin 7 (Energi Bersih), 8 (Pekerjaan Layak), dan 13 (Aksi Iklim).

Inisiatif CSR Berdasarkan Pengelolaan Dampak Operasional

Ahmad Fakul menyebut melalui strategi yang dijalankan di atas, PLN Nusa Daya mempu menghasilkan sejumlah inisiatif CSR yang tidak hanya mengelola dampak yang ditimbulkan, namun juga memiliki nilai manfaat bersama bagi para stakeholders. Adapun inisiatif-inisiatif CSR tersebut antara lain seperti program Edukasi Literasi Energi dan Lingkungan. Program ini diselenggarakan di sekolah dan komunitas sebagai upaya mencegah overuse listrik, mengurangi sampah elektronik, dan meningkatkan kesadaran efisiensi energi.

“Progam ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang energi dan berbagai sumbernya, cara penggunaan energi yang efisien, dan dampak penggunaan energi yang tidak efisien. Selain itu juga untuk mengembangkan kesadaran  akan lingkungan, dimana  masyarakat dan siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan dan berperan aktif dalam mengurangi dampak negatif dari penggunaan energi. Program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan budaya hemat energi, dimana dengan pengetahuan dan kesadaran yang lebih tinggi, siswa diharapkan dapat menerapkan prinsip-prinsip hemat energi dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” papar dia.

Inisiatif CSR lainnya ada program Program “UMK Electrifying Agriculture” didesa singkong, Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabuopaten Banjar Kalimantan Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah UMKM lokal penghasil keripik singkong melalui pelatihan pengemasan dan dukungan pemasaran. Selain meningkatkan perekonomian desa, program ini mendorong pemanfaatan listrik secara produktif.

BACA JUGA:   CSR PLN Indonesia Power UP Keramasan Dukung Strategi Bisnis Berkelanjutan

Lalu ada juga  program Revitalisasi Lingkungan Sekitar Proyek PLTS Hybrid. Progam ini dilakukan dengan melakukan Reboisasi, pembersihan pantai, dan konservasi keanekaragaman hayati dilakukan di sekitar wilayah operasional untuk menyeimbangkan dampak lingkungan dari proyek.

Terakhir perusahaan juga membuar Forum Komunikasi Masyarakat (Pelanggan) untuk melalukan Dialog terbuka antara masyarakat dan unit PLN setempat untuk menyerap masukan dan menyelesaikan dampak sosial dari kegiatan operasional.

Tags: PT PLN Nusa DayaTOP CSR Awards 2024TOP CSR Awards 2025
Previous Post

Aspal Presisi Proving Ground: HKA Buktikan Kemampuan Teknis

Next Post

Program CSR Pengembangan Masyarakat Jadi Program Unggulan Hasnur Riung Sinergi site AGM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR