TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasokan Onderdil Mampet, 15 Pesawat Garuda Selesai Perawatan Tahun Ini

Achmad Adhito
7 May 2025 | 07:58
rubrik: Capital Market
Garuda Disarankan Terbitkan Saham Baru

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness—Garuda Indonesia Group terus mendorong optimalisasi kapasitas produksi di tengah tantangan industri penerbangan global, khususnya dinamika rantai pasok suku cadang pesawat yang kini melanda hampir sebagian besar pelaku industri transportasi udara dunia.

Berkenaan dengan upaya optimalisasi kapasitas produksi tersebut, saat ini terdapat 1 armada Garuda Indonesia dan 14 armada Citilink yang tengah menunggu percepatan penjadwalan perawatan rutin berupa proses heavy maintenance.

“Termasuk di situ adalah penggantian suku cadang, untuk kembali siap beroperasi,”kata Direktur Teknik Garuda Indonesia Group,Rahmat Hanafi, dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, hari ini.

Ia menjelaskan, keseluruhan proses perawatan armada tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada tahun ini.

Tidak dapat dipungkiri kondisi keterbatasan supply chain atas suku cadang saat ini tengah dihadapi hampir seluruh pelaku industri penerbangan, sehingga menyebabkan pelaksanaan heavy maintenance membutuhkan waktu yang lebih panjang.

“Dapat kami sampaikan pula bahwa proses heavy maintenance sendiri diperlukan guna memastikan standar keselamatan dan kelaikan terbang tetap terjaga untuk pesawat yang akan dioperasikan,” kata Rahmat.

Adapun sejalan dengan langkah optimalisasi armada tersebut, Garuda Indonesia sejak akhir tahun 2024 juga telah mendatangkan empat armada narrow body. Itu yakni Boeing 737-800NG (PK-GUF dan PK-GUG), sementara itu dua lainnya (PK-GUH dan PK-GUI) mulai beroperasi pada kuartal II 2025.

Langkah ini sejalan dengan pemulihan permintaan dan peningkatan trafik penumpang usai pandemi serta pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

Optimalisasi kapasitas produksi ini, ke depan, akan terus diselaraskan dengan outlook kinerja perusahaan sesuai dengan pertumbuhan demand pasar, guna memastikan penguatan landasan kinerja usaha dapat senantiasa terjaga secara berkelanjutan.

“Garuda Indonesia optimis dapat terus bertransformasi menjadi maskapai yang agile dan berdaya saing, menghadirkan layanan udara yang aman dan andal bagi masyarakat,”ia menegaskan.

BACA JUGA:   Awal Pekan, IHSG Diestimasikan Rebound
Tags: garuda indonesia groupkelangkaan onderdil pesawatperawatan pesawat
Previous Post

Diprediksikan, Indeks Sideways Hari Ini

Next Post

Ada Kans IHSG Lanjutkan Rebound, Saham-saham Ini Direkomendasikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR