Jakarta, TopBusiness—Aplikasi wikiSPBU Nasional, sebuah sistem digital terintegrasi untuk meningkatkan pemantauan dan pengendalian alat ukur metrologi legal pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nasional, telah diluncurkan.
Kemendag meluncurkan aplikasi itu melalui Balai Pengujian Alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP), Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN).
Dalam keterangan resmi dari Kementerian Perdagangan RI (Kemendag), pagi ini, dijelaskan bahwa peluncuran itu diselenggarakan dalam rangkaian Hari Metrologi Dunia 2025. Itu melalui Webinar Series Balai Pengujian UTTP yang berkolaborasi dengan Ikatan Ahli Metrologi Legal Indonesia (IKATMI) di Bandung, Jawa Barat (5/5/2025).
Aplikasi wikiSPBU Nasional hadir sebagai wujud komitmen pemerintah memerkuat sistem metrologi legal berbasis digital guna menjamin perlindungan konsumen dan kepastian hukum dalam transaksi bahan bakar minyak (BBM).
“WikiSPBU Nasional dibangun untuk membantu teman-teman daerah dalam layanan, evaluasi, dan meminimalkan praktik kecurangan,” ujar Direktur Metrologi Kemendag, Sri Astuti.
Sri menambahkan, aplikasi ini mengintegrasikan pengendalian metrologi legal yang meliputi persetujuan tipe, tera/tera ulang, dan pengawasan dalam satu sistem yang transparan dan mudah digunakan.
Aplikasi itu juga memungkinkan UML melakukan pengecekan kesesuaian tipe pompa ukur BBM secara daring, memasukkan data SPBU secara detail (lokasi, merek, nomor seri, dan jumlah nozzle), serta melacak status tera/tera ulang dan notifikasi otomatis waktu tera ulang pompa ukur BBM.
“WikiSPBU juga dapat digunakan untuk melaporkan potensi kecurangan dan penggantian komponen ilegal, hingga untuk berkoordinasi langsung dengan pihak terkait seperti Pertamina Patra Niaga untuk kebutuhan pengujian dan kuota BBM,” jelas Sri.
Selain itu, lanjutnya, wikiSPBU Nasional dilengkapi dengan sistem kalender tera ulang digital yang memberikan notifikasi otomatis, pemetaan (mapping) dan pembuatan profil (profiling) SPBU untuk pengawasan metrologi legal. Serta dashboard pengawasan yang mendukung analisis dan pengambilan kebijakan.
”Peluncuran ini menandai langkah maju dalam digitalisasi pengawasan metrologi legal dan merupakan bagian transformasi layanan publik yang berorientasi pada efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas,” ujar Sri.
Salah satu peserta acara, petugas UML Kabupaten Sleman, Riefky Sapto Adji menyampaikan, aplikasi wikiSPBU akan sangat membantunya di daerah dalam melakukan pengawasan dengan lebih cepat dan terintegrasi.
“Dengan wikiSPBU semuanya menjadi lebih jelas dan terstruktur. Aplikasi ini,membuat kami lebih percaya diri dalam menjalankan pengawasan karena datanya akurat dan mudah diakses,” pungkas Riefky.
