Jakarta, TopBusiness – Produk asuransi gaya hidup, khususnya asuransi perjalanan, menjadi pendorong utama pendapatan premi PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) hingga April 2025.
Perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi sebesar 162% secara tahunan (year on year/YoY), dari Rp 84,81 miliar pada April 2024, menjadi Rp 222,06 miliar. Adapun lini asuransi perjalanan mendominasi sebanyak 72,50% hingga April 2025
Direktur Keuangan Asuransi Digital Bersama Randy Tandra mengatakan bahwa tingginya permintaan perlindungan untuk mobilitas modern mencerminkan tingginya permintaan pada pasar asuransi perjalanan.
“Asuransi perjalanan memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ini. Ini membuktikan efektivitas pendekatan customer-centric yang kami jalankan,” ujar Randy kepada Kontan, Rabu (4/6).
Selain dari sisi pendapatan premi, hasil underwriting perusahaan juga melonjak 244% YoY, dari Rp 38,09 miliar menjadi Rp 130,95 miliar hingga April 2025.
Dari sisi fundamental, tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) tercatat sebesar 1.130%, jauh di atas batas minimum yang dipersyaratkan OJK sebesar 120%.
“Ke depannya, kami akan terus fokus menggali potensi dari segmen gaya hidup aktif dan menghadirkan solusi asuransi digital yang menyeluruh,” tuturnya.
