Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (13/06/2025) akhir pekan, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Turun Hari Ini
.
Saham AS ditutup menguat pada Rabu (12/6). Dow +0,24%, S&P 500 +0,38%, dan Nasdaq +0,24%. Pasar menguat karena Presiden Trump kembali mendesak The Fed untuk memangkas suku bunga secara signifikan, dengan alasan meredanya tekanan inflasi.
Harga komoditas sebagian besar melemah pada Rabu (12/6). Minyak WTI -0,41% ke USD 68,53/barel, minyak Brent -0,59% ke USD 69,40/barel, batu bara +0,75% ke USD 107,50/ton, CPO stagnan di MYR 3.839, dan emas +0,92% ke USD 3.385,9/oz.
Bursa saham Asia ditutup menguat tipis pada Rabu (12/6). Kospi +0,45%, Hang Seng -1,36%, Nikkei -0,65%, dan Shanghai +0,01%.
IHSG melemah 0,25% ke level 7.204,4 dengan investor asing mencatatkan net sell Rp282,2 miliar; Rp211,6 miliar di pasar reguler dan Rp70,6 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ADRO (Rp 74,6 miliar), disusul PGAS (Rp 62,6 miliar), dan PGEO (Rp 61,4 miliar). Sebaliknya, arus masuk asing terbesar dicatatkan oleh BRMS (Rp 112,4 miliar), disusul BBNI (Rp 53,3 miliar), dan ANTM (Rp 49,7 miliar). Saham-saham yang paling banyak mencatatkan aksi beli adalah AMMN, BBCA, dan DSSA, sedangkan saham-saham yang paling lambat mencatatkan aksi beli adalah TPIA, PGAS, dan BREN.
Baik Kospi (0,52%) maupun Nikkei (1,34%) dibuka melemah pagi ini. “Kami perkirakan IHSG akan melemah hari ini, tertekan sentimen negatif dari bursa regional,” demikian tertulis di website.
