TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perang di Timteng bisa Goyang IHSG, Pantau Saham-saham Ini

Busthomi
23 June 2025 | 08:20
rubrik: Capital Market
IHSG Naik Terbatas

Ilustrasi laju saham. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG Jumat kemarin ditutup turun 0.88%, disertai dengan net sell asing ~2.74 Tr. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, BBRI, BRMS dan BBNI.

Untuk perdagangan Senin ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman, CFP mentakan, setelah AS menyerang Iranpada weekend lalu, IHSG dapat kembali koreksi ke target minggu lalu di 6800.

“Dengan kondisi itu, maka level support IHSG akan berada di kisaran 6800-6850 dengan level resist IHSG berada di rentang 6950-7000,” ujar Fanny dalam risetnya, Senin (23/6/2025).

Global Overnight Review

Wall Street Melemah, Pasar Khawatir Menanti Langkah Trump. Indeks-indeks Wall Street mayoritas turun pada Jumat (20/6).

Pelemahan tersebut disebabkan oleh meningkatnya kekhawatiran investor terhadap situasi geopolitik di Timur Tengah, serta mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed.

Indeks S&P 500 ditutup turun 0,22%, dan Nasdaq Composite melemah 0,51%. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,08%.

Pasar global terus mencermati eskalasi konflik antara Israel dan Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut memerintahkan militer menyerang target strategis dan pemerintahan Iran.

Sementara itu, Trump masih menimbang kemungkinan keterlibatan langsung AS dalam serangan ke Teheran.

Menurut Gedung Putih, keputusan final akan diambil dalam dua minggu ke depan. Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, mengecam keras pernyataan Trump yang meminta Iran menyerah total, menyebutnya sebagai ‘ancaman konyol’.

Di sisi lain, saham chip juga tertekan usai laporan The Wall Street Journal yang menyebutkan pemerintah AS tengah mempertimbangkan pencabutan izin khusus bagi produsen semikonduktor tertentu.

Saham Nvidia turun 1,12%, Taiwan Semiconductor Manufacturing turun 1,87%, dan ETF VanEck Semiconductor (SMH) melemah 0,88%.

BACA JUGA:   Pembukaan Perdagangan, IHSG di Label Merah

Bursa Asia Pasifik Beragam Menanti data Ekonomi China dan Cermati Konflik Israel-Iran. Pasar Asia-Pasifik bervariasi pada Jumat (20/6), seiring investor menanti rilis data ekonomi dari China dan mencermati eskalasi ketegangan antara Israel dan Iran.

China dijadwalkan mengumumkan suku bunga pinjaman satu tahun dan lima tahun untuk bulan Juni dalam waktu dekat. Sementara itu, perhatian investor juga tertuju pada konflik di Timur Tengah, terutama hubungan antara Israel dan Iran.

Presiden AS Donald Trump, dilaporkan sedang mempertimbangkan apakah akan memberikan dukungan militer kepada Israel dan melancarkan serangan terhadap Teheran.

Gedung Putih menyatakan bahwa keputusan akhir akan diambil dalam dua minggu ke depan.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,22%, dan Topix melemah 0,75%. Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi naik 1,48% dan Kosdaq 1,15%.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,21%, Hang Seng Hong Kong menguat 1,26% dan Shanghai Composite turun 0,07%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: MEDC, ELSA, PSAB, HRTA, CUAN, dan ANTM

–MEDC Spec Buy dengan area beli di 1400-1430, cutloss di bawah 1390. Target dekat di 1480-1520.

–ELSA Spec Buy dengan area beli di 490-494, cutloss di bawah 480. Target dekat di 498-505.

–PSAB Spec Buy dengan area beli di 466-472, cutloss di bawah 464. Target dekat di 484-498.

–HRTA Spec Buy dengan area beli di 615-625, cutloss di bawah 605. Target dekat di 645-655.

–CUAN Spec Buy dengan area beli di 11675-11800, cutloss di bawah 11500. Target dekat di 12000-12200.

–ANTM Spec Buy dengan area beli di 3150-3200, cutloss di bawah 3100. Target dekat di 3270-3330.

Tags: ihsgproyeksi sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

BEI Suspensi ARCI

Next Post

Pada Pembukaan Perdagangan, IHSG Terjungkal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR