TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lima Aksi Prioritas untuk Genjot Investasi Hijau di Jawa Tengah

Albarsyah
27 June 2025 | 17:36
rubrik: Business Info
Lima Aksi Prioritas untuk Genjot Investasi Hijau di Jawa Tengah

Jakarta, TopBusiness –  Jawa Tengah mempunyai modal kuat untuk mempercepat transisi beralih ke energi terbarukan dan menumbuhkan ekonomi yang rendah emisi. Secara ekonomi, Jawa Tengah menunjukkan daya saing yang kompetitif dengan lima kawasan industri unggulan. Pada tahun 2023, sektor manufaktur menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yakni sebesar 34,03 persen.

Jawa Tengah juga menjadi tujuan investasi yang diminati banyak negara, di antaranya Singapura, Jepang, dan Tiongkok. Selama periode 2020-2024, total realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan  Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mencapai Rp88,44 triliun.

Selain itu, Jawa Tengah mempunyai target bauran energi terbarukan sebesar 21,32 persen pada tahun 2025 yang hingga 2024 baru tercapai 18,58 persen. Jawa Tengah dapat memanfaatkan melimpahnya potensi teknis energi terbarukan hingga 201 GW, untuk mendongkrak pencapaian target bauran energi terbarukan dan menarik lebih banyak investasi di sektor energi terbarukan.

Untuk mendukung transformasi ekonomi hijau di Jawa Tengah, Institute for Essential Services Reform (IESR) bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, menggelar Central Java Renewable Energy Investment Forum: Unlocking Renewable Energy and Green Industry Investment Potential in Central Java (26/6/2025), di Semarang. Diselenggarakan setiap tahun sejak 2022, forum ini mempertemukan pemangku kepentingan, investor, dan pelaku industri.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi dalam sambutannya yang diwakili oleh Sujarwanto Dwiatmoko, Asisten Ekonomi dan Pembangunan menyampaikan bahwa Pemerintah Jawa Tengah turut mendorong dan memfasilitasi rencana investasi energi baru terbarukan melalui forum-forum investasi. Berbagai upaya ini bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan energi di masa depan.

BACA JUGA:   Dekarbonisasi Industri Besi dan Baja Butuh Peta Jalan Menyeluruh

“Di Jawa Tengah, kami terus berupaya mendorong terwujudnya transisi energi yang berkeadilan, berbasis kearifan lokal, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Salah satunya melalui Program Desa Mandiri Energi sebagai bentuk apresiasi kepada desa dan masyarakat yang telah mengembangkan potensi energi baru terbarukan di wilayahnya. Begitu juga dengan mendorong masuknya investasi hijau melalui DPMPTSP dan mengajak industri untuk berpartisipasi dengan menggunakan energi terbarukan seperti PLTS atap untuk operasional pabrik,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif IESR mengungkapkan Jawa Tengah mempunyai potensi energi surya yang tinggi mencapai 194 GW. Analisis IESR menemukan potensi proyek PLTS yang layak secara finansial mencapai 13,5 GW.  Tersebar di 12 wilayah di Jawa Tengah, yang di antaranya di Kabupaten Wonogiri, Boyolali, Semarang, Brebes, Kudus, Rembang, Wonosobo, dan Banjarnegara. Meskipun demikian, RUPTL 2025–2034, baru merencanakan pengembangan PLTS di Jawa Tengah sebesar 3,8 GW pada 2034.

Secara geografis, Jawa Tengah juga berada di jalur utama perekonomian nasional. Lokasinya yang strategis memberikan kemudahan akses ke Pelabuhan Tanjung Emas, Tanjung Perak, dan Tanjung Priok. Keunggulan ini semakin diperkuat dengan tersambungnya jaringan jalan tol, yang memberikan nilai tambah dalam rantai pasok industri hijau.

Lebih lanjut, Fabby menyoroti bahwa dunia tengah mengalami tren pertumbuhan investasi energi terbarukan yang meningkat dua hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan investasi di energi fosil.

“Investor global kini semakin memfokuskan pendanaannya pada aset-aset hijau atau yang memenuhi prinsip Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance, ESG) dan mulai meninggalkan proyek energi fosil yang kotor. Arah investasi juga mulai bergeser ke kawasan Asia Pasifik,” jelas Fabby dalam sambutannya.

BACA JUGA:   Prediksi Pasar Properti Asia-Pasifik 2026 dari CBRE

Fabby menekankan lima aksi prioritas yang dapat ditempuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendorong Jawa Tengah menjadi pusat industri hijau yang berdaya saing. Pertama, menyusun peta jalan investasi hijau (Green Investment Roadmap) 2025-2035 yang mengintegrasikan target energi terbarukan,  strategi transformasi industri, dan rencana pembangunan infrastruktur hijau. Kedua, membentuk unit khusus investasi hijau, sebagai pusat layanan terpadu bagi investor, lengkap dengan prosedur khusus dan insentif yang mendukung.

Ketiga, meluncurkan inisiatif Kawasan Industri Hijau (Green Industrial Park) di lokasi-lokasi strategis. Kawasan industri ini harus mendukung penerapan energi terbarukan, ekonomi sirkular, dan teknologi manufaktur ramah lingkungan, termasuk untuk UMKM dan IKM.  Keempat, memperkuat kemitraan dengan lembaga keuangan untuk memastikan tersedia berbagai skema pendanaan hijau yang inovatif. Kelima, berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan keterampilan hijau, dan kolaborasi riset dengan perguruan tinggi.

Sebagai upaya memudahkan investor dalam mengenali peluang investasi energi terbarukan di Jawa Tengah, IESR bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerbitkan Book of Prospect. Dokumen ini memuat 16 profil proyek-proyek energi terbarukan, lengkap dengan data dan infografis potensi investasi sekitar USD8,26 miliar atau Rp132 triliun di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Tags: IESR
Previous Post

WIKA Beton Tambah Lini Usaha bidang Instalasi Listrik

Next Post

Kementerian PU Percepat Konstruksi Bendungan Way Apu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR