TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penerimaan Pajak Semester I Rp 831,27 Triliun, Target Tercapai 38 Persen

Nurdian Akhmad
2 July 2025 | 18:30
rubrik: Ekonomi
RUU RAPBN 2020 Disetujui Banggar

Jakarta, TopBusiness – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa realisasi penerimaan pajak hingga semester I 2025 mencapai Rp 831,27 triliun secara neto atau 38 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp 2.189,3 triliun.

Realisasi tersebut masih menunjukkan tekanan, terutama akibat penurunan tajam penerimaan pada awal tahun.

Pada Januari 2025, misalnya, penerimaan pajak hanya tercatat sebesar Rp 88,9 triliun atau terkontraksi 41,9 persen dibandingkan Januari 2024 yang mencapai Rp 152,9 triliun.

“Netonya memang jauh lebih dalam kontraksinya, Januari 41,9 persen karena restitusi cukup besar. Sampai Februari masih terasa,” ujar Sri Mulyani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/7/2025).

Menurut dia, restitusi pajak yang cukup tinggi di awal tahun turut memengaruhi pola penerimaan. Namun, perbaikan mulai terlihat sejak Maret 2025.

Penerimaan pajak Maret meningkat 3,5 persen secara tahunan menjadi Rp 134,8 triliun, kemudian pada April sebesar Rp 234,4 triliun atau tumbuh 5,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 221,6 triliun.

Sempat kembali mengalami kontraksi pada Mei menjadi Rp 126,2 triliun atau turun 7,4 persen, namun mulai stabil pada Juni. “Pada Mei kontraksi lagi karena restitusi, dan Juni sudah mulai positif setelah Dirjen Pajak baru melakukan adjustment,” kata Menkeu.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menilai, pola penerimaan pajak yang naik-turun tersebut relatif konsisten terjadi dari tahun ke tahun. Pihaknya pun optimistis pada semester II 2025 penerimaan negara dapat distabilkan.

“Capaian ini memberi harapan bahwa di semester dua kita bisa melakukan stabilisasi penerimaan negara yang menjadi backbone APBN,” ucapnya.

Adapun total penerimaan neto Rp 831,27 triliun hingga Juni 2025 sebagian besar berasal dari PPh badan sebesar Rp 152,49 triliun (turun 11,7 persen yoy), PPN dan PPnBM sebesar Rp 267,27 triliun (turun 19,7 persen), PPh orang pribadi Rp 14,03 triliun (naik 35,6 persen), serta PBB Rp 11,53 triliun (naik 247,2 persen).

BACA JUGA:   Penerimaan Pajak Bisa Tembus Rp 1.818 Triliun

Pemerintah menetapkan outlook penerimaan pajak hingga akhir 2025 diproyeksikan mencapai 94,9 persen dari target APBN atau tumbuh 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Proyeksi ini ditopang oleh membaiknya kondisi ekonomi nasional, pertumbuhan ekonomi yang stabil di kisaran 5 persen, daya beli masyarakat yang cukup kuat, serta peningkatan aktivitas di sektor manufaktur.

Pemerintah juga mengandalkan pelaksanaan joint program optimalisasi penerimaan negara yang melibatkan Kementerian Keuangan bersama kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat penerimaan pajak ke depan.

Tags: Menkeu Sri Mulyani Indrawatimenteri keuanganpenerimaan pajakrealisasi penerimaan pajak
Previous Post

Di Akhir Perdagangan, IHSG Menetap di Zona Merah

Next Post

FIFGROUP dan Asa Menuju Tempat Kerja Lebih Manusiawi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR