TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Usai Listing, PSAT Siap Ekspansif di Industri Pelayaran

Busthomi
8 July 2025 | 11:05
rubrik: Capital Market
Usai Listing, PSAT Siap Ekspansif di Industri Pelayaran

FOTO: Dok BEI

Jakarta, TopBusiness – PT Pancaran Samudera Transport Tbk (IDX: PSAT) perusahaan yang bergerak di bidang angkutan laut domestik untuk barang khusus dan umum, resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini dengan harga penawaran sebesar Rp900 per saham.

Melalui pencatatan perdana saham ini, PSAT optimistis dapat memperluas ekspansi bisnisnya, khususnya dalam sektor pengangkutan batubara dan barang lainnya, serta memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam industri pelayaran nasional.

Direktur Utama PSAT, Susanto, menjelaskan bahwa saat ini Perseroan masih fokus pada jasa pengangkutan komoditas batu bara.

Namun, menurutnya, terdapat berbagai peluang untuk memperluas jangkauan pasar dengan mulai melayani pengangkutan komoditas lainnya. “Komoditas seperti pasir silika, kayu log, hingga bauksit itu menjadi peluang bagi kami ke depan,” ucapnya, usai listing saham PSAT, Selasa (8/7/2025).

Dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, PST menawarkan sebanyak 222.353.000 saham atau setara dengan 15% dari modal ditempatkan setelah IPO, dengan harga Rp900 per saham. Dengan demikian, Perseroan berhasil mengumpulkan dana segar sebesar Rp200,1 miliar.

Sebagian besar dana hasil IPO, yakni Rp175 miliar, akan digunakan oleh anak usaha PST, PT Pancaran Karya Shipping (PKS), untuk pembelian dua unit kapal bulk carrier guna memperkuat armada Perseroan dalam mendukung proyek-proyek strategis perusahaan.

“Sisanya akan dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional kapal,” dia menjelaskan.

PST memiliki prospek usaha yang positif seiring meningkatnya permintaan batubara di dalam negeri, terutama untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Berdasarkan data APBI-ICMA, kebutuhan Domestic Market Obligation (DMO) batubara diproyeksikan meningkat menjadi 229,3 juta ton pada tahun 2025, naik 4,05% dibandingkan target tahun sebelumnya.

BACA JUGA:   BEI Bangga Kerja Kerasnya Hasilkan Emiten Tembus 800

Hal ini memberi peluang besar bagi PST untuk terus memperluas pangsa pasar dan meningkatkan volume pengangkutan.

PSAT didirikan pada tahun 2007 dan bergerak di bidang angkutan laut domestik, khususnya untuk barang seperti batubara, nikel, pupuk, serta barang umum seperti batu split dan steel plate.

Armada Perseroan terdiri dari 36 unit tugboat dan 29 unit tongkang yang digunakan untuk mendukung operasional logistik pelanggan.

Perseroan juga memiliki anak usaha, PT Pancaran Karya Shipping (PKS), yang mengoperasikan dua unit kapal bulk carrier untuk muatan skala besar. 

Selain itu, melalui anak usaha lainnya, PT Pancaran Samudera Shipyard (PSS), PST menyediakan layanan galangan kapal, termasuk pembangunan dan reparasi kapal, guna mendukung kegiatan operasional Perseroan secara keseluruhan.

Tags: beiipoListing sahamPSATPT Pancaran Samudera Transport Tbk
Previous Post

Resmi Melantai di BEI, ASPR Siap Belanjakan Mesin Baru dari Dana IPO

Next Post

OJK Segera Terbitkan Beleid Baru untuk Tata Kelola BPRS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR