Jakarta, BusinessNews Indonesia—Pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, mengatakan bahwa percepatan pasar properti akan ditentukan oleh satu proses politik.
“Itu adalah Pemilu (Pemilihan Umum) 2019,” kata dia di Jakarta (26/10/2017), dalam wawancara dengan Majalah BusinessNews Indonesia, di kantor IPW.
Lebih lanjut, Ali mengatakan bahwa bila Pemilu 2019 berlangsung mulus, pasar properti akan mendapatkan percepatan mulai semester dua tahun 2019. “Jadi, hasil Pemilu menentukan pertumbuhan pasar properti,” dia menegaskan.
Bagaimana dengan kondisi pasar properti tahun 2018? Ali menjawab, di semester pertama, pertumbuhan pasar itu diprediksi agak melambat. Adapun di semester kedua, pasar properti sudah mulai wait and see terkait Pemilu 2019.
“Semester kedua 2018, kan sudah pendaftaran capres dan cawapres,” kata Ali.
Yang dialami pasar properti Indonesia, kata dia, bisa diibaratkan sebagai pesawat yang sudah siap lepas landas, tetapi terhambat peristiwa politik.
