TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lelang SUN Masih Tinggi, Permintaan Pasar Terhadap Instrumen SBN Rupiah Diproyeksi Masih Stabil

Busthomi
15 July 2025 | 11:00
rubrik: Capital Market
SBN Positif, BNI Sekuritas Proyeksi Obligasi Ini Masih Menarik

Ilustrasi pasar obligasi. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness — Harga Surat Utang Negara (SUN) mengalami pelemahan pada sesi perdagangan di awal pekan ini.

Berdasarkan data dari PHEI, yield SUN Benchmark 5-tahun (FR0104) naik sebesar 1 basis poin (bp) ke level 6,17%, dan yield SUN Benchmark 10-tahun (FR0103) naik sebesar 1 bp ke level 6,58%.

Data Bloomberg menunjukkan yield curve SUN 10-tahun (GIDN10YR) juga naik 1 bps ke level 6,59%. Level yield curve SUN 10-tahun saat ini masih in line dengan estimated range kami minggu ini, yaitu di kisaran 6,54%-6,67%.

Volume transaksi SBN secara outright tercatat sebesar Rp16,5 triliun kemarin, lebih tinggi dari volume transaksi di hari Jumat yang tercatat sebesar Rp15,4 triliun.

FR0103 dan FR0106 menjadi dua seri teraktif di pasar sekunder, dengan volume transaksi masing – masing sebesar Rp3,9 triliun dan Rp1,8 triliun. Sementara itu, volume transaksi obligasi korporasi secara outright tercatat sebesar Rp5,4 triliun.

Data Bloomberg menunjukkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah 0,2%, bergerak dari level Rp16.218/US$ di hari Jumat menjadi Rp16.250/US$ kemarin.

Perkiraan Pasar dan Rekomendasi

Indikator global menunjukkan sentimen yang cenderung netral. Yield curve US Treasury (UST) 5-tahun turun tipis sebesar 1bp menjadi 3,98%, dan yield curve UST 10-tahun bertahan di 4,43%. Sementara itu, Credit Default Swap (CDS) 5-tahun Indonesia bertahan di level 75bp. Dalam tujuh hari terakhir, CDS 5-tahun Indonesia bergerak di terbatas di rentang 74bp hingga 75bp.

Pemerintah Indonesia akan melaksanakan lelang SUN pada tanggal 15 Juli 2025 dengan target indikatif sebesar Rp27 triliun dan target maksimal 150% dari target indikatif.

Pada Lelang SUN sebelumnya tanggal 1 Juli 2025, total incoming bid mencapai Rp121,7 triliun dengan awarded bid sebesar Rp32,0 triliun.

BACA JUGA:   Lelang SUN Capai Rp57,2 Triliun, Sentimen Pasar Obligasi Masih Positif

“Menilai situasi pasar terkini, kami memperkirakan total incoming bid pada lelang hari ini akan berada di kisaran Rp80-110 triliun,” ujar Head of Fixed Income Research BNI Sekuritas Amir Dalimunthe, dalam risetnya, Selasa (15/7/2025).

Disebutkan Amir, dengan mempertimbangkan kondisi pasar di atas, BNI Sekuritas melihat adanya potensi demand yang stabil terhadap instrumen SBN berdenominasi Rupiah.

“Berdasarkan valuasi yield curve, BNI Sekuritas memperkirakan bahwa obligasi berikut akan menarik bagi para investor: FR0084, FR0099, FR0101, FR0087, FR0085, FR0091,” pungkasnya. 

Tags: lelang SUNpasar obligasipasar surat utangSBN rupiah
Previous Post

IHSG di Pembukaan Perdagangan Bertambah Poin

Next Post

Tarik Investasi Global, Danantara Bermitra dengan Tiga SWF Asing

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR