TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Komitmen pada Peningkatan Kualitas GRC, MRT Jakarta Jadi Benchmark Perusahaan Lain

Nurdian Akhmad
19 July 2025 | 13:03
rubrik: Event, GCG
Komitmen pada Peningkatan Kualitas GRC, MRT Jakarta Jadi Benchmark Perusahaan Lain

Jakarta, TopBusiness – PT MRT Jakarta (Perseroda) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas Governance, Risk and Compliance (GRC) dengan mempertahankan dan menjalankan program kerja baru pada aspek-aspek GRC setiap tahunnya.

Komitmen itu terutama dilakukan dalam lima tahun terakhir atau sejak 2020 di mana perusahaan saat itu mengimplementasikan GRC secara silo.

Inovasi baru dilakukan tahun berikutnya atau pada 2021 dengan mengembangkan tools dan pengukuran GRC Maturity Score pertama kali.

Tahun 2022, MRT Jakarta banyak melakukan inovasi, misalnya dengan penyusunan dokumen dan infrastruktur GRC. Perusahaan juga mengembangkan MRTJ Integrated Risk Assessment System (MIRA) serta Penyusunan Roadmap GRC Terintegrasi 2022-2026 yang tercantum dalam Rencana Bisnis Perusahaan (RBP) dan Rencana Jangka Panjang (RJP) Perusahaan. Tahun tersebut, MRT Jakarta juga kembali melakukan pengukuran GRC Maturity Source.

Peningkatan kualitas GRC juga dilakukan pada 2023 dengan Pengembangan Sistem Manajemen Kepatuhan berbasis ISO 37301:2021.

Berikutnya di tahun 2024, MRT Jakarta menerapkan gap analysis sistem aplikasi GRC, integrasi Key Risk dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2025, serta pengembangan tools pengukuran maturitas dan budaya GRC.

“Tahun 2025 ini, kami melakukan pengembangan Aplikasi MIRA (MRTJ Integrated Risk Assessment) dan Combined Assurance,” kata ⁠Tuhiyat, Direktur Utama PT MRT Jakarta dalam presentasi penjurian TOP GRC Awards 2025 yang dilakukan secara daring, Rabu (16/7/2025).

Tuhiyat dalam presentasinya membawakan materi berjudul “Resilience to Sustainability: Leading Through GRC, Komitmen MRT Jakarta dalam Implementasi Inisiatif Strategis Berkelanjutan”.

Hadir pula dalam penjurian daring ini, Heru Budi Hartono (Komisaris Utama), ⁠Dodik Wijanarko (Komisaris Independen), ⁠Bambang Kristiyono (Komisaris), ⁠Deni Surjantoro (Komisaris), ⁠Jujun Wahjuningrum (Komisaris). Selain itu,  ⁠Weni Maulina (Direktur Konstruksi), ⁠Mega Indahwati Natangsa Tarigan (Direktur Operasi dan Pemeliharaan), ⁠Farchad H Mahfud (Direktur Pengembangan Bisnis), ⁠Ahmad Pratomo (Corporate Secretary Division Head), ⁠Nuzulul Iman (Enterprise Risk Management and Assurance Division Head), serta ⁠Ernie Widiantu Rahardjo (Internal Audit Division Head).

BACA JUGA:   Ini Komitmen Sucofindo dalam Penerapan GRC

Saat ini, MRT Jakarta sudah memiliki struktur GRC terintegrasi baik di level komisaris maupun level direksi. Di level komisaris, MRT Jakarta memiliki Komite Nominasi, Remunerasi, Pengusahaan, dan Keberlanjutan untuk “G”. Kemudian Komite Pemantau Risiko & Sekuriti untuk “R” dan Komite Audit untuk Compliance atau “C”.  ”Masing-masing itu kita integrasikan jadi satu,” ucapnya.

Di level direksi, MRT Jakarta sudah memiliki Komite GRC Terintegrasi yang melingkupi enam divisi. Ada Divisi Corporate Strategy, Divisi Human Capital, Divisi Corporate Secretary, Divisi Internal Audit, Divisi Enterprise Risk Management & Assurance, serta Divisi Information System & Technology. “Enam divisi ini terintegrasi. Kita lakukan ini  dalam rangka untuk mencapai efisiensi, ada keharmonisan dan kekompakan di antara kita,” kata Tuhiyat.

Manajemen MRT Jakarta juga berupaya membangun budaya GRC di internal dan eksternal dengan menyelenggarakan diskusi panel nasional (GRC Series – event tahunan yang membahas berbagai isu tentang penerapan GRC). Ada pula GRC Forum BOD, BOC dan Kepala Divisi (Tone at the Top). Upaya membangun budaya GRC terintegrasi dilakukan melalui KPI GRC Officer, Penerapan Whistleblowing System (WBS) melalui dashboard WBS, Penandatanganan Code Of Conduct & Pakta Integritas, Risk Bulletin, Penerapan Pengelolaan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) melalui e-lhkp,  Penerapan Pengelolaan Gratifikasi,s erta Safety Talk.

Berdasarkan hasil pengukuran governansi korporasi, kata Tuhiyat, Skro GCG MRT Jakarta dalam tiga tahun terakhir terus meningkat dari 89.91 pada 2022, kemudian naik menjadi 90.69 pada 2023 dan pada 2024 menjadi 91.07 atau berpredikat Sangat Baik.

 Sedangkan untuk pengukuran GRC Maturity juga meningkat dari 3.67 pada 2022, kemudian 3.72 pada 2023, dan 3.76 pada 2024 atau dengan predikat Defined. Untuk pengukuran Risk Maturity masih dalam kategori “Managed” dengan skor 4.11 pada 2024.

BACA JUGA:   GRC Terintegrasi Mendukung Pencapaian Profitabilitas, Nusantara Regas Kandidat Raih TOP GRC Awards 2025

Demikian pula Skor Evaluasi dan Efektivitas SPI pada 2024 mencapai angka tertinggi yakni 88.8 dengan predikat “Sangat Efektif”, sedangkan Skor BCM Maturity pada 2024 di angka 3.5 atau “Defined”, dan Risk Culture pada 2024 dengan skor 4.17 atau “Tinggi”.

PT MRT Jakarta juga telah melakukan pengukuran IT Maturity yang dibantu oleh konsultan berkompetensi dengan mendapatkan skor 2.53 dari skala 5pada 2024.

Untuk pengukuran WBS, MRT Jakarta sepanjang 2024 menerima 30 pengaduan yang Sebagian besar pengaduan tersebut tidak terkait WBS dan pengaduan yang tidak dapat ditindaklanjuti. Tahun lalu ada 4 pengaduan dalam proses tindak lanjut dan satu pengaduan yang selesai dan terbukti.

Untuk implementasi manajemen kepatuhan, MRT Jakarta pada 2024 sudah melakukan resertifikasi SMK3 ( Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja) dengan capaian 93,37% atau dengan predikat “Memuaskan”.

Secara bisnis, MRT Jakarta sepanjang 2024 meraih laba komprehensif sebesar Rp 17,5 miliar, naik dibandingkan 2023 sebesar Rp 17,3 miliar. Kenaikan laba ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan perusahaan dari Rp 1,35 triliun pada 2023 menjadi Rp 1,38 triliun pada 2024.

Keberhasilan tersebut membuat MRT Jakarta menjadi benchmark GRC bagi perusahaan atau instansi lain di Indonesia.  Misalnya pada 15 Mei 2025 lalu dilakukan benchmark oleh Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKKBI) terkait implementasi GRC terintegrasi. Selain itu, pada 4 Juni 2025 dilakukan kunjungan benchmark oleh PT Waskita Beton Precast (WBP) terkait Risk Management & Compliance.

Berkat komitmen perusahaan dalam penerapan GRC ini,  MRT Jakarta kembali terpilih menjadi kandidat peraih TOP GRC Awards 2025. Pada ajang yang sama tahun 2024, BUMD Provinsi Jakarta ini memborong tiga penghargaan sekaligus yakni TOP GRC Awards 2024 # 5 Stars, The Most Committed GRC Leader 2024, serta The High Performing Board of Commissioners on GRC 2024.

Tags: PT MRT Jakarta (Perseroda)TOP GRC Awards 2024TOP GRC Awards 2025
Previous Post

Kementerian PU Lantik 520 Pejabat, Perkuat Kinerja Wujudkan Visi PU608

Next Post

Kementerian PU Bangun Flyover Gelumbang, Perlancar Konektivitas Jalan Lintas Palembang–Prabumulih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR