Jakarta, BusinessNews Indonesia—Direktur Utama Bukaka Teknik Utama, Irsal Kamarudin, menjelaskan penyebab naiknya total liabilitas sebesar 55,34% per 30 September 2017 dibandingkan 31 Desember 2016.
Hal itu dikarenakan naiknya jumlah liabilitas jangka pendek ataupun jangka panjang.
“Peningkatan liabilitas jangka pendek, lebih disebabkan naiknya utang usaha, utang pajak, uang muka pelanggan, dan utang sewa pembiayaan,” kata dia dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pagi ini oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sementara itu, naiknya liabilitas jangka panjang terutama disebabkan naiknya pinjaman ke perbankan.
Jumlah liabilitas jangka pendek, per September 2017, di Rp 1,41 triliun. Ini berarti naik 59,68% dibandingkan di 31 Desember 2016.
Kata Irsal, untuk liabilitas jangka panjang di periode yang sama, naik 29,32% menjadi Rp 190,74 miliar.
