Jakarta, TopBusiness – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) tahun ini menjadi Finalis atau kandidat peraih penghargaan TOP GRC Awards 2025. Penerapan GRC Terintegrasi telah mendorong kinerja, ketahanan, dan nilai berkelanjutan di Tugu Insurance.
Tugu Insurance telah mengikuti sesi Wawancara Penjurian TOP GRC Awards 2025, secara online, Senin, 21/07/2025, dengan membawakan materi bertajuk “Courage to Keep Moving Forward: GRC Terintegrasi Untuk Mendorong Kinerja, Ketahanan, dan Nilai Berkelanjutan.”
Edi Yoga Prasetyo, Direktur Kepatuhan Tugu Insurance menganalogikan “GRC” sebagai “rem” yang merupakan komponen yang harus ada pada sebuah kendaraan.
“Tujuannya bukan untuk menghambat kendaraan, tetapi justru untuk membuat kendaraan itu bisa melaju secara akurat dan aman, karena memiliki kecepatan yang terukur dan dapat dikendalikan,” ia menegaskan.
Kepada Dewan Juri TOP GRC Awards 2025, ia lalu memaparkan 4 keberhasilan terkait penerapan GRC di Tugu Insurance dalam 1-2 terakhir.
“Pertama, Kinerja Finansial Unggul & Berkualitas: GRC mendorong pertumbuhan premi bruto 11% (jauh di atas industri 3,7%) yang disertai perbaikan kualitas risiko, ditandai dengan turunnya Loss Ratio secara signifikan ke 54,4%. Ini membuktikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
“Kedua, Ketahanan & Ketangkasan Teruji: Kerangka GRC yang matang memungkinkan perusahaan beradaptasi secara proaktif terhadap perubahan regulasi besar (PSAK 117) dan melakukan ekspansi pasar secara strategis dan aman.”
“Ketiga, Validasi Independen & Global: Keunggulan GRC divalidasi oleh skor GCG eksternal 95,73% (Sangat Baik) dan, yang terpenting, dipertahankannya Peringkat Kekuatan Keuangan A- (Excellent) dari A.M. Best selama 8 tahun berturut-turut.
Terakhir, Integritas sebagai Aset: Kepercayaan pemangku kepentingan diperkuat melalui pencapaian sertifikasi ISO 37001:2016 Anti-Bribery dan implementasi WBS yang komprehensif.
Edi pun mengungkapkan bahwa skor GCG Tugu Insurance untuk tahun 2023 adalah 95,73 atau Sangat Baik. Sedangkan tahun 2024 adalah 4,79/5,00 yaitu Sangat Positif, mengonfirmasi penerapan GCG yang kuat secara internal.
Turut hadir dari Tugu Insurance: Jonathan David, ERM & HSSE Group Head; Muhammad Baskoro, Legal & Compliance Group Head; dan Herty Lidiyani Tiwow, Government, PR & CSR Dept. Head.
Sementara, bertindak selaku Dewan Juri TOP GRC Awards 2025: Dwinda Ruslan (Yayasan Pakem); Melani K. Harriman (Melani K. Harriman & Associates), dan Sentot Baskoro (Asosiasi GRK Indonesia).
TOP GRC Awards adalah kegiatan pembelajaran bidang Governance, Risk, & Compliance (GRC), sekaligus kegiatan pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil dalam menerapkan GRC untuk meningkatkan kinerja bisnis yang berkelanjutan.
TOP GRC Awards, kegiatan penghargaan GRC tingkat nasional terbesar, diselenggarakan oleh majalah Top Business bekerjasama dengan Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICoPI (Institute Compliance Professional Indonesia), PaGI (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia).
Juga didukung oleh perusahaan konsultan GCG dan Manajemen Risiko, serta Manajemen Kepatuhan, antara lain: Sinergi Daya Prima, SGL Management, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Solusi Kinerja Bisnis, serta sejumlah Staf Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Padjadjaran Bandung.
GRC Terintegrasi Layak Sebagai Benchmark
Kepada dewan juri, lebih lanjut Edi mengemukakan 3 capaian positif Tugu Insurance terkait penerapan GRC Terintegrasi yang menurutnya layak dijadikan benchmark.
Pertama, Pertumbuhan Berkualitas Tinggi: Kemampuan untuk secara bersamaan mencapai pertumbuhan premi yang agresif (+11%) sambil secara signifikan memperbaiki kualitas underwriting (Loss Ratio membaik 7,6 bps). Ini mematahkan tren umum di industri dan menjadi tolok ukur pertumbuhan yang benar-benar berkelanjutan.
Kedua, Tata Kelola yang Hidup & Intensif: Frekuensi rapat komite Dewan Komisaris yang luar biasa tinggi (Komite Audit 43 kali, Komite Pemantau Risiko 27 kali). Ini adalah tolak ukur untuk pengawasan aktif yang mendalam, menunjukkan bahwa GRC adalah sebuah proses yang dijalankan dengan disiplin, bukan sekadar formalitas di atas kertas.
Ketiga, Budaya Risiko sebagai DNA Perusahaan: Keberhasilan mentransformasi manajemen risiko dari fungsi departemental menjadi tanggung jawab kolektif melalui kampanye “Everybody is a Risk Manager”. Ini adalah contoh nyata bagaimana menanamkan budaya sadar risiko hingga ke seluruh lini organisasi.
Atas Presentasi yang disampaikan dan tanya-jawab di sesi Pendalaman Materi, dewan juri pun memberikan apresiasi atas pencapaian Tugu Insurance. Dalam sesi Nilai Tambah, mereka juga memberikan sejumlah saran dari aspek kinerja, layanan, tata kelola, pengelolaan GRC Terintegrasi.
