TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Investasi Asing Masuk Harus Dibarengi Transfer Teknologi dan Perluasan Ekspor

Nurdian Akhmad
13 August 2025 | 09:47
rubrik: Ekonomi
Tarif Impor 1.147 Produk Dinaikkan Hingga 10 Persen

aktivitas ekspor dan impor barang di pelabuhan/foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede menilai, Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi asing dinilai berperan kunci sebagai motor utama akselerasi pertumbuhan ekonomi.

Pada semester I-2025, porsi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai 45,9 persen dari total realisasi investasi.

Hal ini menunjukkan peran kunci modal asing dalam pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi. “Data PDB Q2-2025 juga menegaskan investasi sebagai motor utama akselerasi pertumbuhan,” kata Josua dalam keterangan resmi, Rabu (13/8/2025).

Josua menegaskan, ketahanan investasi asing ini akan sangat ditentukan oleh permintaan global dan efektivitas stimulus domestik.

Ia menyebut menjaga arus PMA bukan sekadar soal masuknya dana, tetapi juga transfer teknologi, pendalaman rantai pasok, dan perluasan basis ekspor. “Ini prasyarat agar pertumbuhan 5 persen bertahan tanpa beban fiskal yang berlebihan,” ujarnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi naik 6,99 persen pada kuartal II-2025 secara tahunan. Ini didorong oleh pertumbuhan belanja modal pemerintah sebesar 30,37 persen secara tahunan dan impor barang modal jenis mesin yang tumbuh 28,16 persen.

Kenaikan PMTB ini berkontribusi 2,06 persen terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal II yang menyentuh angka 5,12 persen.

Sementara itu, PMTB menyumbang 27,83 persen dari sisi Produk Domestik Bruto (PDB). Ini menjadikannya komponen terbesar kedua setelah konsumsi rumah tangga yang mencapai 54,25%.

Kinerja PMTB pada triwulan II 2025 menunjukkan lonjakan tajam dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Pada triwulan I, PMTB hanya tumbuh sebesar 2,12 persen persen yoy. Ini bahkan melambat dibandingkan triwulan IV 2024 yang tumbuh 5,04 persen.

BACA JUGA:   Gubernur BI Ajak Investor UEA Masuk RI, Ini Alasannya
Tags: investasi asingpma
Previous Post

Bergerak Positif, IHSG di Pembukaan Perdagangan

Next Post

Menteri Dody Pastikan Suplai Air Irigasi Bendungan Semantok Stabil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR