Jakarta, TopBusiness—Hingga triwulan kedua 2025, sektor pergudangan modern di Jabodetabek menunjukkan ketahanan yang kuat.
“Tingkat hunian melonjak dari 90% menjadi 94% didorong oleh penyerapan yang sehat bahkan dengan adanya proyek-proyek baru yang akan selesai pada awal kuartal ketiga,” kata Country Head and Head of Logistics and Industrial JLL Indonesia, Farazia Basarah, di Jakarta (13/8/2025).
Minat yang kuat datang dari produsen otomotif, dan suku cadang, terutama di timur Jakarta. Serta dari sektor manufaktur.
Fleksibilitas dan kemampuan penggunaan hibrida (gudang dan pabrik) menjadi faktor penarik utama bagi penyewa, sehingga pengembang kini sangat memerhatikan spesifikasi teknis. “Cikarang dan Karawang tetap menjadi lokasi favorit bagi perusahaan manufaktur asing yang tengah menguji pasar domestik,” kata Farazia.
Meskipun ada tantangan ekonomi makro, sektor gudang modern Jabodetabek tetap tangguh, didukung oleh investasi asing langsung (FDI). Itu sebagian besar berasal dari China, permintaan domestik, dan potensi Indonesia.
