TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

InJourney Hospitality Perkuat Implementasi GRC untuk Keberlanjutan Bisnis

Mi’roji
19 August 2025 | 13:45
rubrik: BUMN, Event, GCG
InJourney Hospitality Perkuat Implementasi GRC untuk Keberlanjutan Bisnis

Jakarta, TopBusiness – PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality) menegaskan komitmennya mengintegrasikan tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan (Governance, Risk, and Compliance/GRC) demi memastikan keberlanjutan bisnis di sektor perhotelan dan pariwisata nasional. 

Hal itu disampaikan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko InJourney Hospitality, Eppy Dhanianto Wibowo, dalam wawancara penjurian TOP GRC Awards 2025 secara daring yang digelar Majalah TopBusiness, Jumat (15/8/2025).

Eppy menjelaskan, perusahaan yang merupakan anak usaha BUMN ini memandang GRC sebagai pilar utama dalam mendorong kinerja, menjaga integritas, dan meningkatkan nilai perusahaan.

“Tata kelola yang baik memastikan seluruh proses bisnis transparan dan akuntabel, manajemen risiko membantu mengantisipasi hambatan pencapaian tujuan, sementara kepatuhan memastikan seluruh aktivitas sejalan dengan regulasi dan kebijakan internal,” ujarnya.

Kinerja Positif

Hasilnya, kinerja InJourney Hospitality menunjukkan tren positif. Pada 2024, perusahaan berhasil mencatat pendapatan Rp1,27 triliun dengan laba setelah pajak Rp19,9 miliar, tumbuh 53 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini antara lain ditopang oleh konsolidasi kinerja anak usaha PT Hotel Indonesia Properti (HIPRO) serta pengoperasian The Meru dan Bali Beach Hotel pascarevitalisasi.

Transformasi korporasi juga berjalan signifikan, termasuk penghentian lini bisnis Travel Management yang dinilai tidak lagi strategis, akuisisi saham HIPRO dari WIKA Realty, dan penggabungan PT Hotel Indonesia Group ke HIN. 

Seluruh aksi korporasi dilakukan melalui kajian bisnis, finansial, hukum, dan risiko, yang kemudian direviu oleh konsultan independen, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Kejaksaan Agung. Langkah ini menjadi benchmark kepatuhan yang komprehensif bagi BUMN lainnya.

Dalam aspek manajemen risiko, InJourney Hospitality mencatat peningkatan skor Risk Maturity Index (RMI) dari 2,02 pada 2023 menjadi 2,88 pada 2024, tertinggi di grup InJourney. Perusahaan juga telah melengkapi delapan organ pengelola risiko sesuai regulasi Kementerian BUMN, termasuk pembentukan Divisi GRC yang khusus mengawal tata kelola, risiko, dan kepatuhan.

BACA JUGA:   Daya Group Tegaskan Komitmen GRC dan Keberlanjutan di Ajang TOP GRC Awards 2025

Penerapan sistem dan kebijakan GCG juga menunjukkan hasil baik, dengan skor 84,909 pada 2024 berdasarkan penilaian BPKP. Perusahaan memiliki 42 kebijakan dan 111 SOP yang mengatur seluruh proses bisnis, baik hasil adopsi maupun ratifikasi dari holding. Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) terpusat melalui situs wbs.injourney.id, serta integrasi Corporate Charter untuk memperjelas hubungan induk–anak perusahaan.

Strategi Efisiensi Dan Sinergi

Selain itu, strategi efisiensi dan sinergi dilakukan melalui sentralisasi pengadaan barang/jasa (procurement), implementasi ERP, serta inisiasi layanan TI terintegrasi. Di kawasan ekonomi khusus (KEK) Sanur, perusahaan mengembangkan fasilitas kesehatan berstandar internasional, komersial area, dan etnobotanic garden untuk memperkuat ekosistem pariwisata.

Sepanjang 2024–2025, InJourney Hospitality meraih berbagai penghargaan bergengsi, antara lain Best Corporate in Healthcare and Wellness Center Development di Anugerah BUMN 2024, Rekor MURI untuk revitalisasi prasarana MICE terbesar, hingga Gold CSR Award dari BUMN Track. Khusus di bidang sosial dan lingkungan, Eppy sendiri menerima penghargaan Strong Commitment CFO on Social and Environment Program.

Eppy menegaskan, keberhasilan ini membuktikan implementasi GRC tidak hanya sebatas kepatuhan, tetapi menjadi strategi bisnis yang nyata.

“GRC yang efektif memberi dampak langsung pada peningkatan kinerja, reputasi, dan keberlanjutan perusahaan. Kami ingin menjadi benchmark bagi pelaku industri perhotelan lain,” tutupnya.

Tags: InJourney HospitalityPT Hotel Indonesia NatourTOP GRC Awards 2024TOP GRC Awards 2025
Previous Post

Paruh Pertama 2025, CBDK Bukukan Pendapatan Rp1,2 Triliun

Next Post

Kini Pelita Air Terbang ke Singapura

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR