Jakarta, BusinessNews Indonesia—Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan tipis pada sepanjang pekan ketiga November 2017 sebesar 0,49% atau menjadi 6.051,73 poin dari level 6.021,82 poin di penutupan perdagangan sepekan sebelumnya.
Demikian keterbukaan informasi dari otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diterima Majalah BusinessNews Indonesia.
Dijelaskan, rata-rata volume transaksi perdagangan saham harian pada pekan ketiga ini mengalami pertumbuhan 20,62% menjadi 11,11 miliar unit saham dari 9,21 miliar unit saham sepekan sebelumnya.
Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian saham meningkat sebesar 7,01% menjadi 331,11 ribu kali transaksi dari 309,42 ribu kali transaksi pada sepekan lalu, dan rata-rata nilai transaksi perdagangan saham harian mengalami perubahan sebesar 2,32% menjadi Rp7,56 triliun dari Rp7,74 triliun sepekan sebelumnya.
Sepanjang pekan ketiga ini tercatat ada 2 pencatatan obligasi di BEI yang dicatatkan di hari yang sama pada Kamis (16/11/2017).
Pertama, Obligasi Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2017 yang dicatatkan dengan nominal senilai Rp7 triliun. Kedua, pencatatan Obligasi Berkelanjutan I MayBank Finance Tahap IV Tahun 2017 dengan nominal senilai Rp1,2 triliun.
Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sepanjang tahun 2017 adalah 87 emisi dari 56 emiten senilai Rp141,90 triliun.
Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 349 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp385,31 triliun, dan USD47,5 juta, yang diterbitkan oleh 112 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal Rp2.088,22 triliun dan USD200 juta. Kemudian, 10 emisi Efek Berangun Aset (EBA) senilai Rp8,54 triliun.
