TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pertamina akan Replikasi Energi Hijau ke Kilang Balongan dan Dumai

Achmad Adhito
28 August 2025 | 15:49
rubrik: BUMN
Pertamina akan Replikasi Energi Hijau ke Kilang Balongan dan Dumai

Kilang Pertamina/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Dukung keberlangsungan energi bersih, PT Pertamina (Persero) melalui PT Kilang Pertamina Internasional akan melebarkan produksi energi ramah lingkungan, ke Refinery Unit (RU) II Dumai dan RU VI Balongan. Saat ini, RU IV Cilacap menjadi kilang satu-satunya penghasil Pertamina SAF berbahan baku minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO). Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan mengungkap hal ini melalui keterangan resmi, hari ini.

“Kilang Cilacap menjadi kilang perintis produksi SAF dan ini merupakan bentuk komitmen Indonesia untuk menjadi green refinery atau kilang hijau,” kata Iriawan.

Perjalanan menuju net zero emission (NZE) harus kolektif dan kolaboratif.

“Saya yakin dengan semangat kolaborasi, kita bisa mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia. Saya juga percaya bahwa kilang lainnya seperti Dumai, Balongan, dan lainnya bisa mewujudkan menjadi green refinery,” kata Iriawan.

Direktur Operasi Kilang Pertamina Internasional Didik Bahagia mengatakan, SAF menjadi salah satu produk unggulan Kilang Cilacap. Sebab, inovasi SAF merupakan hasil sinergi Pertamina Group, mulai dengan Pertamina sebagai holding maupun subholding seperti Kilang Pertamina Internasional, Patra Niaga, serta Pertamina Drilling Services Indonesia.

Serta, Pelita Air yang telah melakukan penerbangan perdananya dengan konsumsi bahan bakar dari minyak jelantah.

“Pertamina melalui RU IV Cilacap dan kerjasama holding dan subholding, bisa mengolah minyak jelantah menjadi produk energi yang berkelanjutan,” kata Didik.

BACA JUGA:   ECU IQUTech-e, Inovasi Baru Mahasiswa ITS
Tags: bahan bakar minyak jelantahenergi hijau pertaminapertamina saf
Previous Post

Rumah Modular Beton Hadir di Merauke, Bukti Nyata Beton Merah Putih Siap Percepat Program 3 Juta Rumah

Next Post

Peresmian Tahap FEED Proyek LNG Abadi, Blok Masela

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR