Jakarta, BusinessNews Indonesia—Emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), Toba Bara Sejahtra, memublikasikan realisasi biaya eksplorasi batu bara periode Januari-November 2017. Kepada otoritas bursa saham itu hari ini, Toba Bara menginformasikan aktivitas eksplorasi oleh tiga anak perusahaan.
Adapun tiga anak perusahaan itu adalah Trisensa Mineral Utama, Indomining, dan Adimitra Baratama Nusantara.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa, di Januari-November 2017, Trisensa Mineral mengeluarkan biaya eksplorasi senilai Rp 501 juta.
Untuk waktu yang sama, Indomining mengeluarkan biaya eksplorasi Rp 390 juta.
Sedangkan Adimitra Baratama mengeluarkan biaya eksplorasi Rp 2,32 miliar.
Berdasarkan pantauan wartawan Majalah BusinessNews Indonesia, saham Toba Bara Sejahtra (berkode TOBA), di sekitar jam 10.35 hari ini, seharga Rp 1.900 per lembar.
Maka, harga itu menurun Rp 90 per lembar atau 4,52%, dibandingkan sebelumnya.
Sedari awal perdagangan sesi pertama pagi tadi sampai sekitar jam 10.35 itu, saham itu mencatatkan volume transaksi tiga unit.
