
Jakarta, businessnews.id — Perebutan penyewa ruang ritel di Jakarta diperkirakan semakin sengit di waktu mendatang. Penyebab hal itu, karena ada kelangkaan pasokan baru ruang ritel di tahun 2014 ini dan selanjutnya.
“Di samping itu, ada beberapa lokasi yang berderajat kompetisi tinggi. Para pengelola lantas berebut menarik penyewa yang bagus,” kata Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, dalam paparan media di Jakarta (7/4/2014).
Dia mengatakan, akibat hal tersebut, ada rencana dari pengelola ruang ritel untuk menaikkan harga sewa.
Tentang sektor apartemen, dia menjelaskan bahwa di kuartal pertama 2014, harga unit apartemen di Jakarta terus terkoreksi. Itu karena keberadaan proyek-proyek baru apartemen. “Kemajuan penjualan proyek baru itu tinggi. Demikian juga proses konstruksinya. Akibatnya, pasokan yang ada bertambah dan mengoreksi keseluruhan harga.”
Lebih lanjut dia mengatakan, pelemahan di sektor industri di Jakarta dan sekitarnya, terus berlanjut di kuartal tersebut. Aktivitas di kawasan tersebut tidak banyak. “Pelemahan di kuartal pertama 2014, merupakan yang terendah sejak tahun 2008.” (DHI)
EDITOR: DHI