Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Selasa (21/10/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Saham-saham AS ditutup menguat pada hari Senin (20 Okt). Dow +1,12%, S&P 500 +1,07%, dan Nasdaq +1,37%. Pasar menguat menjelang pekan laporan keuangan yang sibuk, dengan Apple dan saham teknologi utama lainnya memimpin penguatan karena investor menunggu rilis data inflasi utama yang tertunda. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,60% (2,4 bps) menjadi 3,985%, sementara Indeks USD naik 0,17% menjadi 98,59.
Pasar komoditas ditutup menguat secara umum pada hari Senin (20 Okt). Minyak WTI +0,14% menjadi USD 57,54/barel, minyak Brent +0,38% menjadi USD 61,29/barel, batu bara +0,53% menjadi USD 104,00/ton, CPO ditutup pada MYR 4.514, dan emas melonjak 3,47% menjadi USD 4.359,4/oz.
Pasar Asia ditutup menguat secara umum pada hari Senin (20 Okt). Nikkei +3,37%, Hang Seng +2,42%, dan Shanghai +0,63%.
IHSG menguat 2,19% menjadi 8.088,98, dengan net buy asing sebesar Rp529,8 miliar; Rp656,7 miliar di pasar reguler, dan Rp126,9 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBCA (Rp894 miliar), diikuti oleh ASII (Rp72,5 miliar), dan TLKM (Rp55,9 miliar). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BMRI (Rp239,8 miliar), diikuti oleh ANTM (Rp149,3 miliar), dan PSAB (Rp113,4 miliar). Saham-saham dengan pergerakan teratas adalah BBCA, BBRI, dan BMRI, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah AMMN, MLPT, dan BRMS.
Pagi ini, Kospi (1,47%) dan Nikkei (0,97%) dibuka menguat. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini di tengah sentimen positif dari pasar regional dan global,” demikian sebagaimana dikutip.
