TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Satu Tahun Kabinet Merah Putih: Ekonomi Indonesia Sudah On the Track Menuju Asta Cita

Agus Haryanto
21 October 2025 | 14:04
rubrik: Business Info
Satu Tahun Kabinet Merah Putih: Ekonomi Indonesia Sudah On the Track Menuju Asta Cita

foto: ekon.go.id

Jakarta, TopBusiness – Genap satu tahun Pemerintahan Kabinet Merah Putih berjalan, perjalanan tersebut menjadi momentum refleksi atas berbagai dinamika yang dihadapi.

Di tengah tantangan global seperti ketegangan geopolitik, perubahan iklim, percepatan teknologi, dan fluktuasi pasar keuangan, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi triwulan II-2025 yang mencapai 5,12% (yoy), menjadi salah satu yang tertinggi di antara negara G20.

Pertumbuhan ini diikuti dengan inflasi yang terjaga di level 2,65% pada September 2025, menjadi salah satu yang terendah di antara negara G20. Kemudian, IHSG mampu mencetak rekor all time high pada level 8.200. Di sisi lain, realisasi investasi terus menunjukkan tren peningkatan, mencapai Rp1.434,3 triliun pada triwulan III-2025 atau tumbuh 13,7% (yoy) yang mampu menyerap tenaga kerja hingga 1,9 juta orang. Adapun neraca perdagangan Indonesia tetap mencatatkan surplus sebesar USD5,49 miliar pada Agustus 2025, memperpanjang tren surplus selama 64 bulan berturut-turut.

“Bahkan, minggu lalu IMF dalam outlook-nya menyebutkan bahwa Indonesia adalah bright spot di tengah ekonomi dunia yang mengalami pelambatan. Kita harus syukuri. Pemerintah juga tidak berhenti pada capaian-capaian tersebut, tentunya di satu tahun pertama ini, reformasi dan deregulasi akan terus didorong sehingga ekonomi akan tumbuh dan lebih efisien,” tutur Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah, Haryo Limanseto, selaku Juru Bicara Kemenko Perekonomian dalam acara Forum Diskusi Publik Capaian Satu Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih di Bidang Perekonomian “Kemajuan Ekonomi Menuju Asta Cita: Sudah Sejauh Apa?” yang diselenggarakan secara hybrid di Jakarta, Senin (20/10), sebagaimana dikutip dari ekon.go.id.

Selain itu, Pemerintah terus memperkuat posisi ekonomi di tataran global dengan bergabung ke BRICS dan menurunkan tarif resiprokal dengan AS dari 32% menjadi 19%. Kesepakatan I-EU CEPA dan Indonesia-Canada CEPA juga akan membuka akses pasar yang lebih luas. Di sisi domestik, Pemerintah meluncurkan Program Paket Ekonomi 8+4+5 yang diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 4 juta lapangan kerja baru. Selain itu, Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi untuk 100.000 lulusan juga digulirkan dengan pemberian upah sesuai standar minimum kabupaten/kota. Sebagai bentuk dukungan terhadap daya beli masyarakat, Pemerintah juga telah meluncurkan stimulus tambahan berupa BLT Sementara-Kesra.

BACA JUGA:   Tingkatkan Performa, Perumda Lae Nciho Perkuat Tata Kelola dan Digitalisasi
Tags: Kemenko Perekonomian
Previous Post

Setahun, 9 Kawasan Industri Baru telah Muncul di RI

Next Post

Dorong Pariwisata Lampung, ASDP Bangun Amphitheater Megah di Bakauheni Harbour City

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR