Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan turun hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (23/10/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Turun Hari Ini.
Pasar AS ditutup melemah pada hari Rabu (22 Okt). Dow Jones -0,71%, S&P 500 -0,53%, dan Nasdaq -0,93%. Pasar AS ditutup melemah karena laporan keuangan Netflix yang mengecewakan, yang membebani sektor teknologi, dan meningkatnya kehati-hatian investor menjelang rilis laporan keuangan Tesla di tengah musim laporan keuangan perusahaan. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,18% (-0,007bps) menjadi 3,952%, sementara Indeks USD melemah 0,05% menjadi 98,89.
Pasar komoditas ditutup sebagian besar menguat pada hari Rabu (22 Okt). Minyak mentah WTI +1,67% menjadi USD 58,5/barel, minyak mentah Brent +2,07% menjadi USD 62,6/barel, batu bara +0,19% menjadi USD 106,7/ton, CPO -1,09% menjadi MYR 4.456,0, dan emas merosot 0,65% menjadi USD 4.098,4/oz.
Pasar Asia ditutup sebagian besar melemah pada hari Rabu (22 Okt). Nikkei -0,02%, Kospi +1,56%, Hang Seng -0,94%, dan Shanghai -0,07%.
IHSG melemah 1,04% menjadi 8.152,6, dengan total pembelian bersih asing sebesar Rp120,1 miliar; Rp170,2 miliar di pasar reguler, dan Rp50,1 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBCA (Rp235 miliar), diikuti oleh ASII (Rp166,5 miliar), dan PTRO (Rp96,5 miliar). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBRI (Rp240,6 miliar), diikuti oleh ANTM (Rp57,3 miliar), dan BMRI (Rp55,1 miliar). Saham-saham dengan pergerakan terbesar adalah ASII, RISE, dan PTRO, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah BBCA, TLKM, dan BBRI.
Pagi ini, Kospi (1,33%) dan Nikkei (1,70%) dibuka melemah. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini mengingat sentimen negatif dari pasar regional dan global,” demikian sebagaimana dikutip.
